Berita

Dunia

AS Puji Kesepakatan Gencatan Senjata Sudan Selatan

SABTU, 10 MEI 2014 | 12:48 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Amerika Serikat puji kesepakatan gencatan senjata yang dicapai antara Presiden Sudan Selatan Salva Kiir dan pemimpin pemberontak Riek Machar pada Jumat

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry berharap agar perjanjian ini bisa segera menghentikan pertempuran di negara sempalan Sudan dan juga mampu menegosiasikan pemerintahan transisi yang bisa menandai terobosan untuk masa depan Sudan Selatan.

"Kami mendesak kedua pemimpin untuk mengambil tindakan segera sekarang untuk memastikan bahwa perjanjian ini diimplementasikan oleh kedua belah pihak untuk mematuhi ketentuan-ketentuannya," kata Kerry, seperti dikutip Xinhua (Sabtu, 10/5).


Dalam pernyataan terpisah, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Susan Rice juga melontarkan pujian atas kesepakatan tersebut. Ia menilai bahwa kesepakatan damai itu merupakan awal yang bisa menjanjikan untuk mengakhiri krisis yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir itu.

"Kami mendesak Presiden Kiir dan Machar bergerak cepat untuk menghormati perjanjian, dalam kata dan perbuatan, untuk mengakhiri
kekerasan dan negosiasi dengan itikad baik guna mencapai kesepakatan politik yang dapat menjamin stabilitas, kemakmuran dan kedamaian bagi semua orang Sudan Selatan," jelas Rice. [mel]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya