Berita

ilustrasi

Blitz

Sinetron RCTI Dituduh Jiplak Film Korea

SENIN, 05 MEI 2014 | 07:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sinetron Kau Yang Berasal Dari Bintang yang ditayangkan RCTI belakangan ini, heboh dikabarkan meniru cerita drama Korea Man from the Star.

 Selain judul yang hampir mirip, menurut sejumlah media di Korea Selatan dan China, jalan ceritanya juga mirip.

“Versi Indonesia Man from The Star yang ditayangkan oleh RCTI bukan lah remake (dibuat ulang), tapi benar-benar plagiarisme,” kata perwakilan content untuk jaringan televisi Korea, Seoul Broadcasting System (SBS), seperti dilaporkan oleh KpopStarz, kemarin.


Sinetron yang dibintangi oleh mantan personel boyband SMASH, Morgan Oey dan Nikita Willy ini tayang perdana pada 28 April 2014. Bahkan, menurut laporan, sinetron yang tayang di jam prime time ini mendapat rating yang besar.

Menurut perwakilan SBS, televisi Korea itu memang tengah mengadakan negosiasi untuk Man from the Star dengan jaringan televisi Indonesia yang berbeda. Namun, kata SBS, ternyata RCTI “merebutnya” dan berharap saingan mereka tidak akan mendapatkannya.

“Kami sedang dalam proses negosiasi hak penuh dengan perusahaan lain di Indonesia saat sinetron Kau Yang Berasal Dari Bintang ditayangkan. Kami akan menyikapi hal ini dengan serius,” kata pihak SBS yang berencana menempuh jalur hukum.

RCTI lewat Head of Corporate Secretary Adjie S Soeratmadjie mengatakan, pihaknya langsung menghentikan tayangan sinetron tersebut meskipun baru kali dua kali tayang.

“Kami mengetahui jika sinetron itu banyak kemiripan dengan drama Korea malah dari pemirsa,” kata Adjie.

Berdasarkan klarifikasi dari SinemArt selaku pembuat, sebenarnya jalan cerita kedua sinetron berbeda. “Kata mereka, sekilas mungkin ada kemiripan, tapi sebenarnya berbeda,” sambung Adjie.

SinemaArt akhirnya sepakat untuk mengubah judul dan alur cerita. “Kita kan hanya membeli dan percaya saja karena SinemArt partner lama,” ujar dia. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya