Berita

ilustrasi/net

Sekitar 350 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor

SABTU, 03 MEI 2014 | 10:52 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Hujan deras yang terus mengguyur mengakibatkan bencana tanah longsor di Afghanistan Utara pada Jumat waktu setempat (2/5), dan menewaskan 350 orang.

"Jumlah ini diperkirakan masih terus meningkat," kata Wakil Gubernur Badakhshan, Gul Mohammad Baidaar, seperti dilansir dari AFP (Sabtu, 3/5).

Kemungkinan meningkatnya korban tewas ini lantaran ratusan orang lainnya masih dinyatakan hilang. Perlu diketahui, Badakhshan adalah sebuah provinsi terpencil di Afghanistan Utara yang berbatasan dengan Tajikistan, Tiongkok dan Pakistan.


"Selain itu setidaknya 250 hingga 400 orang hilang, sehingga tim bantuan darurat segera bergegas ke daerah itu untuk mencari korban," lanjut Baidaar.

Badan PBB Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) juga telah membantu berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyelamatkan orang-orang yang masih tertimbun longsor.

Atas insiden ini, Presiden Amerika Serikat Barack Obama segera meratapi bencana yang disebutnya sebagai tragedi yang mengerikan.

"Pikiran kami bersama dengan orang-orang Afghanistan yang telah mengalami tragedi mengerikan. Banyak orang yang dilaporkan hilang. Kami siap untuk membantu Afghanistan untuk menanggapi bencana ini," kata Obama dalam konferensi persnya. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya