Berita

Hukum

Johan KPK: Belum Ada Penyitaan dalam Kasus Pajak BCA

KAMIS, 01 MEI 2014 | 12:40 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini masih mengembangkan penyidikan kasus dugaaan korupsi pengajuan keberatan dari wajib pajak Bank Central Asia (BCA) yang menjerat bekas Dirjen Pajak, Hadi Poernomo.

Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo menerangkan, pasca penetapan Hadi Purnomo sebagai tersangka, belum ada penyitaan yang dilakukan oleh pihaknya.

"Sampai hari ini belum ada penyitaan," kata Johan melalui pesan singkatnya, Kamis (1/5).


Penyidik memang masih memanggil saksi-saksi yang dianggap mengetahui kasus tersebut. Bahkan, beberapa hari terahir KPK memeriksa lebih dari lima PNS Direktoral Jendral Pajak.

Sebagai contoh saksi yang dipanggil KPK kemarin Rabu 29/4/2014 yakni Andi Dwinanto, Azis Nur Adji PS dan Sahapon Hutasoit. Mereka semua tercatat sebagai PNS di Ditjen Pajak.

"Baru pemeriksaan saksi-saksi, tentu materi yang ditanya berkisar dengan (kasus) itu," tandas bekas wartawan investigasi salah satu harian nasional ini.

Seperti diketahui, Hadi sebagai mantan Direktur Jenderal Pajak pada tahun 2002-2004 ditetapkan sebagai tersangka pada hari Senin 21 April 2014 dalam kasus pajak yang diajukan oleh wajib pajak Bank Central Asia (BCA).

Hadi yang juga mantan Ketua BPK itu disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana.[wid]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya