Berita

foto:net

Kesehatan

Satu WNI di Arab Saudi Terserang Virus Corona

SELASA, 29 APRIL 2014 | 12:17 WIB | LAPORAN:

Seorang warga negara Indonesia (WNI) diduga terjangkit "Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus" (MERS-CoV). Saat ini yang bersangkutan saat ini sedang dirawat di RS King Saud Jeddah.

"WNI ini sudah lama tinggal di Arab Saudi, bukan jamaah umroh. Dirawat di RS King Saud Jeddah sejak tanggal 20 April 2014 dengan dugaan terinfeksi virus corona," kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama dalam surat elektroniknya di Jakarta, Selasa (29/4).

WNI berinisial NA (61) itu belum diketahui kondisinya saat ini, namun Tjandra mengatakan Kemenkes terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kasus tersebut.


"Saya tadi malam sudah berbicara langsung dengan Dirjen Aspasaf Kemenlu dan barusan sudah dihubungi Dubes Republik Indonesia di Arab Saudi, dikonfirmasi memang ada pasien ini," beber Tjandra.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menerima laporan bahwa kasus MERS-CoV saat ini juga dilaporkan terjadi di Mekkah dan Madinah yang merupakan kota-kota utama untuk ibadah umroh.

"Untuk Indonesia ini tentu jadi sangat penting karena semua adalah kota yang dikunjungi jamaah umroh Indonesia," ujar Tjandra.

Tjandra mengutip laporan WHO bahwa sudah dilaporkan kasus pada jamaah umroh warga negara Turki yang baru datang dari Arab Saudi.

"Sebelumnya sebagian besar kasus hanya pada masyarakat umum warga setempat atau pengunjung yang bukan jamaah umroh," papar Tjandra.

Untuk Asia Tenggara, selain kasus di Malaysia juga dilaporkan ada kasus di Filipina yang sedang dalam pengawasan. Negara lain yang baru-baru ini juga melaporkan kasus MERS-CoV adalah Yunani, Yordania dan Prancis yang bahkan juga melaporkan terjadinya penularan antarmanusia yang terbatas.

WHO juga mencatat ada peningkatan bermakna bagi kasus MERS-CoV di United Arab Emirate (UAE).

"Seperti diketahui bahwa di UAE dan Arab Saudi banyak WNI yang bekerja, yang tentu harus diwaspadai," ucapnya.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya