Berita

Fifty Shades of Grey

Blitz

Fifty Shades of Grey Kurang Hot & Erotis

RABU, 16 APRIL 2014 | 08:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kendati Fifty Shades of Grey  baru akan dirilis 13 Februari 2015, namun film yang diangkat dari novel roman erotis karya penulis Inggris EL James itu sudah dipertontonkan untuk kalangan terbatas di CinemaCon, Las Vegas, Amerika Serikat. Hasilnya, film itu dinilai kurang hot karena minus adegan seks.

“Alih-alih menampilkan adegan seks yang menjadi kekuatan cerita aslinya, film ini lebih menonjolkan hubungan kedua pemeran uta­manya saja,” ujar reporter Entertainment Weekly, Nicole Sperling.

“Padahal penonton ingin juga menyaksikan seperti apa adegan seks dengan tangan diikat, mata ditutup dan si pria memegang pecut, seperti halnya saat membaca novelnya. Yang ada hanya adegan mesra sang businessman  terhadap si mahasiswi, dan itu pun sangat minim,” kritiknya.


Sementara Eric Eisenberg dari Cinema Blend mengatakan,“Se­mula film ini benar-benar menjanjikan akan menampilkan adegan-adegan seks tabu yang memang sangat eksplisit digambarkan dalam novelnya. Memang ada adegan Ana ditutup matanya dan diikat tangannya, tapi itu pun hanya muncul setengah detik saja.”

Namun, produser film tetap menjamin, masih akan banyak adegan seks yang ditampilkan di film ini. Lantas, apakah kedua pemerannya mampu menciptakan chemistry?

“Sebagai artis, Dakota Johnson dengan matanya yang besar dan rambut coklatnya tampil cukup memukau sebagai Ana. Begitu pula dengan Jamie Dornan, yang memang ganteng. Mereka berdua cukup berhasil membangun chemistry  dan layak untuk dikenang sebagai pasangan,” papar Gregory Ellwood dari HitFix.

“”Memang tidak mudah mengadaptasi cerita dari novel ke layar lebar. Apalagi dengan begitu banyak adegan seks yang tak biasa, untuk bisa dipertontonkan ke khalayak,” bela Amy Kaufman dari surat kabar LA Times.  ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya