Berita

priyo budi santoso/net

Elektabilitas Priyo Budi Santoso dan JK Salip ARB

SENIN, 31 MARET 2014 | 13:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) yang kian dekat, banyak tokoh-tokoh baru Golkar yang mengelahkan popularitas Aburizal Bakrie (ARB).

Paling tidak, berdasarkan hasil survei Pusat Kajian Pancasila, Hukum, dan Demokrasi (Puskaphdem) Universitas Negeri Semarang,  ada tiga tokoh yang mulai membayang-bayangi popularitas ARB yang kini mencapai 91,28 persen itu. Ketiga tokoh itu adalah Jusuf Kalla dengan popularitas 90,64 persen, Priyo Budi Santoso dengan popularitas 87,43 persen dan Akbar Tanjung dengan popularitas Tandjung 75,59 persen.

"Ical lebih populer dari kader lain sangat wajar karena dia adalah seorang ketua umum dan capres yang sering muncul di iklan," ujar Direktur Eksekutif Puskaphdem Arief Hidayat di Hotel Grand Melia, Jakarta Selatan (Senin, 31/3).


Namun Arif mencatat, popularitas ARB tidak berbanding lurus dengan elektabilitasnya, yang cuma 16,42 persen. Sementara elektabilitas Priyo mencapai 18, 44 persen dan Jusuf Kalla 17,33 persen.

Menurut Arif, Priyo dan JK memiliki kemampuan politik yang cukup baik. JK misalnya terus aktif menyapa masyarakat lewat lembaga Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

"Sedangkan Priyo naik karena manuver politiknya menjelang Pileg 2014," imbuhnya.

Arief menjelaskan, survei Puskaphdem ini dilakukan pada 19 Februari sampai 28 Maret 2014 di 34 provinsi. Motode survei ini menggunakan multistage random sampling, dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 1.090 responden. Tingkat tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin error plus minus 2,98 persen.

"Pengambilan data dilakukan melalui teknik wawancara dengan bantuan kuesioner," demikian Arief. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya