Berita

hasto krystianto/net

PEMILU 2014

PDIP Sinyalir Koalisi Megalomania Sudah Bikin Operasi Kecurangan Secara Sistematis

SENIN, 31 MARET 2014 | 06:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan mensinyalir ada dua pihak yang bisa melakukan kecurangan pemilu. Pertama adalah "Bapak Megaloma", dan kedua adalah "Ibu Nia". Jika dua pihak ini bertemu maka jadi Megalomania.

"Itu adalah simbolisasi atas realitas bekerjanya kekuatan anti demokrasi. Kedua kekuatan itu merupakan pertemuan antara pihak-pihak yang ingin mempertahankan kekuasaan dengan mereka yang ingin merebut kekuasaan," tegas Hasto kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu malam (30/3).

Menurut Hasto, Keluarga Megalomania itu dibangun dengan kekuatan pihak-pihak yang selama ini berlindung di belakangnya. Pihak-pihak itu mendapat balasan berupa kelimpahan rejeki melalui berbagai pergaulan dengan mafia impor, mafia senjata, dan mafia narkoba. Itulah alasan kenapa Ratu Mariyuana asal Australia, Schapelle Leigh Corby, bisa mendapatkan grasi, dan mengapa Pertamina dibuat tergantung dengan impor minyak.


"Mereka telah bermain jauh sehingga bisa mengatur jadwal kampanye. Partai-partai yang berpotensi membesar seperti PDI Perjuangan dan Nasdem, jadwal kampanye sering dibenturkan dengan regulasi baru yang dibuat oleh KPU daerah," beber Hasto.

Hasto juga menduga pihak itu memiliki kemampuan membuat kotak suara dari kardus sehingga mudah dirusakkan dengan alasan kehujanan dan lain-lain. Meraka juga merombak APBN sehingga tiba-tiba dana bansos naik dari Rp 56 triliun menjadi Rp 91 triliun. Sementara operasi intelijen bawah tanah juga digerakkan dengan kode-kode burung telah dijalankan seperti 'Gagak Hitam', 'Alap-alap', dan 'Merpati'.

"Mereka juga punya kemampuan menggembosi suara lawan. Maka Partai Golkar pun diserang dengan mengeluarkan video tamasya," imbuh Hasto, sambil mengatakan juga ada operasi melalui manipulasi DPT dan melalui IT terus berjalan, dan matinya website KPU beberapa waktu yang lalu bukan kebetulan melainkan contoh nyata.

"Karena itulah PDI Perjuangan mengajak seluruh kekuatan pro demokrasi untuk bersatu. Keluarga Megalomania hanya bisa dihadapi oleh kekuatan rakyat. Partisipasi rakyat akan mampu memutar balikkan berbagai skenario antidemokrasi tersebut," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya