ilustrasi/net
ilustrasi/net
"KPI seperti terlalu reaktif dalam menanggapi penayangan iklan 'Ku Tagih Janjimu' itu, karena secara terburu-buru menyimpulkan tayangan tersebut sebagai iklan politik yang bermasalah," kata Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi, Said Salahuddin, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Senin, 31/3).
Untuk sebagian pernyataan KPI, Said mengaku setuju. Namun dalam beberapa bagian, Said berpandangan penilaian KPI justru bersoal. Said setuju dengan KPI yang menyatakan bahwa untuk menampilkan gambar wajah seseorang dalam suatu iklan harus ada ijin dari orang bersangkutan. Itu kode etik yang memang harus ditegakkan.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
UPDATE
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34