. Kampanye PDI Perjuangan di beberapa titik Cianjur yang diikuti Jokowi Widodo diakhiri dengan silahturahmi sekaligus menjenguk istri almarhum kiai besar Mama Gelar yang juga sesepuh Pesantren Gelar, Umi Zaitun Fatimah, atau yang dikenal dengan Umi Gelar, di Desa Peuteuy Condong, Cibeber, Cianjur (Sabtu, 29/3).
Dalam silaturrahmi tertutup tersebut Joko Widodo didampingi Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin dan Ketua Majelis Mega Zikir Habib Alwi Alhabsyi serta politisi PDI Perjuangan Fahmi Habsyi, Arif Budimanta dan Teten Masduki.
Dalam kesempatan ini, Jokowi diamanatkan dan didoakan oleh Umi Gelar agar dapat menjalankan wasiat Sunan Gunun Jati untuk para calon pemimpin. Yaitu tidak lupa purwadaksi; purwa wiwitan, daksi wekasan. Artinya tidak melupakan asal-usul jati diri.
Jokowi juga dinasihati agar
ingsun nitip tajuk lan fakir miskin. Atau dengan kata lain, bila kelak jadi Presiden, agar tetap taat beribadah dan selalu memikirkan rakyat kecil dan bangsa Indonesia agar Jokowi tetap disayang Allah dan dijauhi dari murka Allah hingga akhir masa jabatannya.
Pertemuan itu diakhiri dengan dikalungkan sorban warna merah hati dan pemberian sajadah oleh Umi Gelar agar Joko Widodo selalu mengingat wasiat Sunan Gunung Jati tersebut.
[ysa]