Berita

puan maharani/net

Puan Maharani: Pilih PDIP dan Jokowi Bila Rakyat Mau Sejahtera

JUMAT, 28 MARET 2014 | 19:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila rakyat mau sejahtera dan makmur, maka harus memilih PDI Perjuangan dalam Pemilu 9 April mendatang. Pun demikian, bila rakyat mau Jokowi yang menjadi Presiden, maka harus juga memilih PDI Perjuangan hingga mencapai suara di atas 20 persen.

"Jika ingin agar kesejahteraan masyarakat NTT lebih baik dari saat ini maka harus bekerja keras untuk memenangkan PDI Perjuangan pada pemilu legislatif 9 April diatas 20 persen dan juga menangkan Pilpres pada 9 Juli mendatang," kata Ketua Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, dalam oransinya saat kampanye PDI Perjuangan di Lapangan Sitarda Lasiana, Kupang, NTT (Jumat, 28/3).

Puan pun mengingatkan, akan ada segala macam cara yang dilakukan lawan poltik untuk menjatuhkan dan mengalahkan PDI Perjuangan. Bahkan tidak mungkin ada pigak yang mungkin muncurangi PDI Perjuangan.


"Karena itu masyarakat harus kawal dan jaga suara PDI Perjuangan dari TPS sampai ke KPU," ujar Puan.

Dalam kesempatan ini, Puan juga menegaskan bahwa NTT harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Karena itu, rakyat NTT harus memilih Jokowi, yang merupakan pemimpin yang ramah, dekat dengan rakyat, dan bertindak tegas serta tepat sasaran.

"Saya yakin Pemilu 2014 suara PDI Perjuangan lebih besar dari 2009 lalu karena rakyat sudah kenal PDI Perjuangan, hal ini terbukti dari Pilgub NTT 2013 lalu," kata Puan.

Diakhir pidato politiknya, Puan membacakan sebuah surat perintah harian yang ditulis tangan oleh Megawati Soekarnoputri. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya