Berita

teguh juwarno/net

PAN Sinergikan Semua Sumber Daya untuk Raih Target Satu Kursi Per Dapil

JUMAT, 28 MARET 2014 | 13:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Partai Amanat Nasional (PAN) akan mengerahkan dan memaksimalkan seluruh sumber daya, baik itu figur tokoh partai, kader, sumber daya finansial, jaringan, relawan dan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk memenuhi target suara.

"Ini dikerahkan untuk meraih target satu dapil satu kursi DPR RI. Dan sesudah pileg kita akan bicara soal kepemimpinan nasional ke depan," kata Wasekjen DPP PAN, Teguh Juwarno, beberapa saat lalu (Jumat, 28/3).

Pernyataan Teguh ini terkait dengan hasil survei Charta Politika pada Maret 2014 yang menyebutkan bahwa mayoritas publik memilih PAN karena figur-figurnya, seperti Hatta Rajasa, Amien Rais, Zulkifli Hasan dan Dradjad H Wibowo. Teguh pun memastikan, figur-figur itu aset PAN yang memiliki pendukung dan simpatisan masing-masing.


Menurut Teguh, nilai-nilai positif figur utama partai itu diinternalisasi menjadi nilai inti partai. Semua tokoh itu merepresentasikan nilai reformis, adil, amanah, dan berkemajuan. Dan harapannya, nilai inti partai itu bisa menjadi identitas PAN yang pada akhirnya akan membuat orang tertarik Pada PAN.

"Ini yang harus terus dimatangkan dan diformulasikan sehingga menjadi kekuatan," tukas Teguh.

Namun, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PAN itu melanjutkan bahwa tak boleh juga dilupakan ada 560 figur caleg yang saat ini bekerja keras di dapil untuk ikut membesarkan PAN. Dengan demikian, kuncinya adalah sinergisitas antar semua potensi dan kekuatan di dalam PAN, baik figur, strategi, dan kerja keras para caleg.

Berdasarkan temuan Charta Politika, sekitar 24,1 publik akan memilih PAN di pemilu 2014 karena tertarik dengan Hatta Radjasa. Sementara itu, 22,2 persen memilih PAN karena menganggap PAN mewakili aspirasi Muhammadiyah. Sedangkan 14,8 persen menyatakan tertarik PAN karena figur para caleg; 13 persen menyatakan karena tertarik figur Amien Rais; dan 7,4 persen karena sudah terbiasa memilih partai itu di pemilu. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya