Berita

ILUSTRASI/NET

PEMILU 2014

Sekitar 200 Ribu Pemilih di Malaysia Berpotensi Kehilangan Hak Suara

RABU, 26 MARET 2014 | 08:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jumlah pemilih dalam Pemilu 2014 di Selangor, Kuala Lumpur dan Putrajaya Malaysia meningkat 300 ribu orang. Tentu saja ini akan menyulitkan penyelenggara pemilu yang bekerja 8 sampai 12 jam dalam sehari.

"Kemungkinan hanya bisa melayani sekitar 25 persen saja atau sekitar 70 ribu hingga 80 ribu DPT aja. Dengan demikian ada potensi sekitar 200-an ribu DPT yang akan kehilangan hak suaranya," kata Ketua Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Malaysia, Sagir Alva, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 26/3).  

Karena itu, Sagir mengusulkan, jam kerja proses pencoblosan dilaksanakan sekitar 2 hari sehingga dapat meningkatkan jumlah partisipasi. Memang hal ini, ungkap Sagir, tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepada panitia pemilih luar negeri karena KPU hanya memberi izin satu hari kerja untuk pelaksanaan pencoblosan secara langsung ke TPS.


Kendala lain pemilihan di Malaysia, lanjut Sagir, jumlah panitia pengawas pemilihan luar negeri (Panwaslu) yang hanya berjumlah 18 orang untuk mengawasi seluruh Malaysia. Dengan cakupan yang begitu luas dan ditambah hingga saat ini anggaran belum cair sejak di lantik pada bulan desember 2013 Tentu ini dapat menghambat ruang gerak pengawasan pemilu 2014 di Malaysia yang rawan kecurangan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya