Berita

din syamsuddin/net

Din Syamsuddin Sangat Pantas Jadi Pendamping Jokowi

SELASA, 25 MARET 2014 | 13:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Umum PP. Muhammadiyah, Din Syamsuddin, sangat pantas menjadi pendamping Joko Widodo dalam Pilpres 2014. Sebab Din bisa melengkapi kekurangan Jokowi dalam hal politik-internasional dan juga dari sisi akses kepada kelompok-kelompok muslim yang beragam.

"Pak Din sering diundang dalam forum-forum internasional, termasuk PBB. Nama beliau juga sangat popular di berbagai negara dan pandangan-pandangannya cukup di dengar komunitas internasional," kata Direktur Eksekutif Segitiga Institute, Muhammad Sukron, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 25/3).

Dalam hal jaringan kepada kelompok muslim, menurut Sukron, juga ini dimiliki Din dan sangat dibutuhkan Jokowi. Bagaimanapun, komunitas-komunitas muslim perlu diakomodasi, dan terutama lagi Jokowi masuk dalam kategori kelompok nasionalis.


Di luar itu, lanjut Sukron, menduetkan Jokowi dengan Din juga akan memperkuat dan memperluas jaringan. Bila Jokowi berasal dari kelompok masyarakat kelas bawah, maka Din bisa menggaet kelompok menengah-santri dan terdidik.

"Jangan lupa, Muhammadiyah punya anggota lebih dari 30 juta orang, dan itu terdata secara rapi," ungkap Sukron, yang mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Sukron memastikan, Muhammadiyah secara organisasi tidak berpolitik praktis. Namun bila ada tokoh Muhammadiyah sekelas ketua umum maju dalam pilpres hampir bisa dipastikan mayoritas Muhammadiyah akan memilihnya meski tanpa ada instruksi sekalipun.

"Hal ini karena rasa ke-Muhammadiyah yang sama," demikian Sukron. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya