dradjad h wibowo/net
dradjad h wibowo/net
Di Indonesia, dengan menggunakan doppler effect, atau memanjang dan memendeknya gelombang dari obyek yang bergerak yang dipakai para analis di Inmarsat Inggris juga, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo, mengatakan bahwa tragedi MH 370 ini memunculkan banyak pertanyaan. Salah satunya adalah tentang kapasitas pertahanan udara Malaysia, dan juga negara-negara ASEAN yang mungkin dilalui MH370 setelah hilang kontak.
"Bagaimana mungkin pesawat sebesar 777 jetliner tidak terdeteksi oleh radar primer, atau radar militer Malaysia setelah dia berputar balik? Jika radar primer mereka mampu mendeteksi, mengapa tidak ada respon dari Angkatan Udara Malaysia? Bagaiman jika seandainya pesawat tersebut dibajak dan diarahkan menghantam Petronas' Twin Tower?" kata Dradjad kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 25/3).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
UPDATE
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34