Berita

ilustrasi/net

IMI: Protes Singapura atas Usman-Harun di JIDD Kampungan!

JUMAT, 21 MARET 2014 | 16:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketegangan antara Indonesia dan Singapura kembali mencuat paska penamaan Kapal Perang RI Usman-Harun. Singapura mengaku kecewa setelah dua prajurit memakai baju marinir dengan badge 'Usman' dan 'Harun' di acara Jakarta International Defence Dialogue, Rabu lalu (19/3).

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Singapura mengaku kecewa dengan insiden itu dan menarik delegasi militer mereka dari acara tersebut, seperti dikutip dari laman Todayonline (Jumat, 21/3).

Diberitakan sebelumnya, Singapura menganggap Sersan Dua Usman dan Kopral Harun Said tak lebih dari teroris yang membom negaranya tahun 1965.


Direktur Indonesia Maritime Institute (IMI) DR. Y. Paonganan mengutuk keras cara kampungan Singapura dalam menyikapi kehadiran "sosok" Usman-Harun di JIDD kemarin di JCC Jakarta.

"Mereka tidak punya hak melarang TNI AL untuk memperagakan apresiasi bangsa ini kepada Pahlawan Nasional Usman-Harun yang demi harga diri bangsa, rela mati di tiang gantungan negeri sedaun kelor Singapura itu," kata Paonganan beberapa saat lalu (Jumat, 21/3).

Cara-cara singapura ini kata, Paonganan, menunjukkan karakter bangsa pengecut dan tidak layak dijadikan sahabat Indonesia. Dan Singapura adalah negara paranoid yang ketakutan dengan makin perkasanya kekuatan TNI AL Indonesia.

"Kami dari awal sudah minta pemerintah memutuskan hubungan diplomatik dengan negara kecil ini, dan saat ini kembali berulah. Untuk itu, sekali lagi kami mendesak pemerintah segera memutuskan hubungan diplomatik dengan singapura, sebelum rakyat yang melakukan tindakan sendiri," pinta Paonganan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya