Berita

Kementerian Kelautan Wujudkan Komitmen Jadikan Maluku Lumbung Ikan Nasional

KAMIS, 20 MARET 2014 | 20:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk mewujudkan program Pemerintah Pusat menjadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN), Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Penandatangan yang dilakukan di Gedung Mina Bahari I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dilakukan oleh Sekjen KKP Syarief Widjaja dan Bupati SBB Jacobus Puttileihalkat.

Jacobus mengatakan penetapan kerja sama tersebut bukan tanpa proses. Karena sebelumnya,  Menteri KKP telah menugaskan Staf Ahli Menteri KkP Bidang Pengelolaan sumber daya perikan yg juga sebagai Sekjen Dewan Kelautan Indonesia untuk ke SBB dan melihat secara langsung potensi yang ada di sana. Sebagai kawasan ekonomi khusus kelautan dan perikanan, kerjasama antara KKP dengan Pemkab SBB  mencakup semua jajaran yang ada di KKP.


Dia menjelaskan, ruang lingkup kerjasama yang tertuang dalam MoU tersebut adalah pengelolaan perikanan tangkap, peningkatan produksi perikanan budidaya, pengembangan dan penyelenggaraan sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil, peningkatan nilai tambah produk hasil laut dan perikanan,pengembangan kesehatan ikan dan mutu dan hasil perikanan.

"Juga peningkatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, pengembangan kawasan ekonomi khusus kelautan dan perikanan, pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), dan pemanfaatan sarana dan prasarana perikanan," jelasnya (Kamis, 20/3)

Menurutnya, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus bidang kelautan dan perikanan, tidak hanya melibatkan Dinas kelautan dan perikanan saja, tetapi juga akan melibatkan Dinas Perindusterian dan Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas PU, dan Dinas Kesehatan. Dengan demikian, Bupati juga didampingi Sekretaris Daerah, dan kepala Dinas terkait.

Dalam acara penandatangan MoU antara Pemkab SBB dan KKP, hadir juga Gubernur Maluku Utara, Bupati Halmahera Timur dan Walikota Ternate. Dan sebelum penandatanganan MoU, bupati telah diterima Menteri KKP. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya