Berita

Kerja Keras Kader PAN Mulai Membuahkan Hasil Akseptabilitas

SELASA, 18 MARET 2014 | 15:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tingkat akseptabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) terus meningkat. Hal ini karena para caleg yang bekerja keras turun ke lapangan, juga karena kinerja Ketua Umum PAN Hatta Rajasa yang membuat beragam program pro-rakyat.

"Kerja keras para elite dan kader partai itu mulai membuahkan hasil. Sebab tingkat penerimaan masyarakat atas partai memang benar-benar meningkat," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN, Viva Yoga Mauladi, saat dihubungi dari Jakarta (Selasa, 18/3).

Viva pun menyontohkan di Jawa Timur. Pada 2004, PAN memperoleh 6 kursi untuk DPR, dan naik jadi 7 kursi pada 2009. Viva pun yakin PAN akan memperoleh 10 atau 11 kursi di Pemilu 2014.


Menurut Viva, ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatkan ini. Pertama, di tingkat nasional, PAN meraih apresiasi positif sehingga elektabilitas makin meningkat. Kedua, seringkali PAN dicap sebagai partai orang kota, sehingga mendorong elite dan caleg untuk masuk ke desa.

"Kita makin banyak turun ke lapangan, bantuan-bantuan sosial banyak kita turunkan. Ini yang membuat elektabilitas makin positif, masyarakat pun menerima," kata Viva.

Caleg PAN lainnya di Jawa Timur, Eko Hendro Purnomo, atau akrab disapa Eko Patrio, menambahkan masyarakat juga sudah semakin pintar melihat sosok-sosok berkualitas. Seperti Hatta Radjasa, kata Eko, dominan dipandang sebagai tokoh yang pintar. Belum lagi pengalaman Hatta yang lengkap sebagai menteri di beberapa pemerintahan.

"Jadi selama ini tak ada penolakan. Mereka sangat menerima Pak Hatta," tandas Eko.

Sementara di Sumatera Utara, Yahdil Abdi Harahap, yang merupakan Koordinator PAN untuk Dapil Sumut II, mengatakan tingkat penerimaan warga Sumut jauh lebih baik. Berdasarkan perhitungan dan survei yang dilakukan pihaknya di sana, apabila di pemilu 2004 dan 2009 PAN hanya memperoleh 3 kursi, di 2014 diperkirakan bisa naik hingga 5 kursi.

"Setahun ini kami intensif menyosialisasikan ke masyarakat. Itu dibarengi dengan penugasan dari Ketua Umum untuk semakin rajin membaur ke masyarakat. Masyarakat mulai makin tahu dan merespons positif," tandas Yahdil. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya