Berita

Eddies Adelia

Blitz

Eddies Adelia, Pengen Dihamili Minta Bilik Asmara

SENIN, 17 MARET 2014 | 09:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sedih baru setahun menikah sudah kena musibah. Anak jadi salah satu cara obat pelipur lara.

Status tersangka sudah disandang Eddies Adelia. Sayang, sampai berita ini dibuat akhir pekan lalu, artis asal Yogyakarta ini belum juga dibui. Keputusannya tergantung subjektifitas penyidik Polda Metro Jaya. Namun Eddies sendiri sudah pasrah kapanpun dipenjara.

”Dengan status saya yang tersangka, kapan saja saya bisa masuk ke penjara,” keluh Eddies kepada Rakyat Merdeka.


”Kalau memang harus masuk ke dalam penjara, ya siap nggak siap, enak nggak enak, suka nggak suka harus tetap jalani. Tapi dalam hal ini, kuasa hukum saya tidak akan tinggal diam,” imbuhnya.

Sambil menanti kapan dibui, Eddies terus menebar rasa optimisnya. Dia yakin ada di pihak yang benar dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

”Saya anggap ujian ini sebagai ladang pengampunan dosa. Semua harus saya jalani dengan ikhlas. Walau tak dipungkiri awalnya down banget,” tuturnya.

Yang disesali Eddies mungkin cuma satu. Mengapa musibah datang ketika dia dan Ferry Ludwankara alias Ferry Irawan baru setahun menikah. Kegalauan ini memunculkan pertanyaan, jangan-jangan lagi hamil muda nih?

”Saya nggak bisa berandai-andai karena memang belum hamil dan belum berhubungan juga, nggak ada ada bilik asmara sih,” ceplosnya.

 â€Iya mau hehehe,” jawab Eddies saat ditegaskan lagi tentang bilik khusus bercinta.

Nampaknya pemain film 5 Sehat 4 Sempurna dan Kejar Jakarta ini ingin menjadikan anak sebagai obat pelipur lara dari kasus yang dibuat oleh suaminya itu.

”Ya saya ingin dikasih anak sama Tuhan di saat seperti ini untuk motivasi,” harap Eddies.

Tak peduli dicibir banyak orang, dia berusaha tetap tegar. Toh masih banyak teman dan keluarga yang mendukungnya.

”Banyak yang support, saya juga pernah di SMS perkumpulan ibu-ibu dari Kutai Kertanegara, mereka sampai bilang kalau butuh dukungan akan terbang ke Jakarta. Senang sekali banyak teman dan keluarga yang mendukung,” ujar wanita asal Solo ini.

Eddies menegaskan dirinya memaklumi ulah suaminya. Ia mengaku tetap cinta terhadap Ferry yang pernah nyaris menikah dengan artis Nuri Maulida itu.  â€Nikah itu ibadah, tidak etis jika istri hanya mau senangnya saja, nikah itu ibadah. Dan lelaki manapun juga ngga mau punya istri yang ngga setia di saat duka,” tegas Eddies.

Pada penyidik, Eddies yang dijerat Tindak Pidana Pencucian Uang itu mengaku uang sejumlah Rp 1 miliar itu ada pula yang digunakan untuk membeli tas-tas bermerk.

”Itu digunakan untuk belanja perlengkapan pribadi. Ada tas-tas bermerek juga. Ini sedang dicek penyidik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Jumat lalu.

Pihak penyidik akan menyita tas tersebut apabila dalam penyidikan terbukti barang tersebut hasil kejahatan.

”Kalau itu memang hasil kejahatan dan bisa dibuktikan oleh penyidik. Ya tentunya akan dilakukan penyitaan,” ungkap Rikwanto.

Meskipun Eddies tidak ditahan setelah tiga kali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dan dicecar 100 pertanyaan, namun proses hukumnya tetap berjalan.

Sedangkan Apriyadi Malik, korban penipuan Ferry, yakin, uang yang diterima Eddies merupakan hasil kejahatan.

”Uang Rp 1,2 miliar diterima Eddies hanya dalam waktu empat bulan. Itu berarti, selama ini Eddies telah melakukan kebohongan publik. Tidak benar kalau itu nafkah. Nafkah untuk seorang Ferry yang tidak punya kerjaan itu,” ungkap Apriyadi kepada wartawan.

Selain itu, Apriyadi meyakini uang tersebut dihabiskan untuk perawatan tubuh dan wajah Eddies, serta kebutuhan pribadinya. Bukan semata-mata hanya untuk nafkah rumah tangga.

”Polisi juga sudah membeberkan kalau Eddies menghamburkan uang pemberian suaminya untuk mengkoleksi tas mewah,” ujar dia.

Sekadar info, Ferry ditangkap di Bandara Internasional Soekarno Hatta, 18 Oktober 2013. Ferry ditangkap atas laporan Apriyadi dengan nomor LP: 3330/IX/2013/PMJ/Ditreskrimsus.

Ferry disangkakan pasal 378 KUHP tentang penipuan juncto Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dari hasil pengembangan itu, Kepolisan juga menetapkan Eddies sebagai tersangka, karena diduga ikut menikmati uang hasil kejahatan.

”Buat bayar gaji supir, pembantu, buat beli bedak, makan, dan kebutuhan sehari-hari, buat bensin juga,” kilah Eddies kepada penyidik. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya