Berita

jokowi/net

Jokowi Diprediksi Menang Satu Putaran dan Mulus Masuk ke Istana

SABTU, 15 MARET 2014 | 10:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Megawati Soekarnoputri sangat lihai dalam memberikan kejutan politik di saat-saat menjelang injury time kampanye.  

Jokowi yang selalu digadang-gadang berbagai lembaga survei sebagai pemuncak raihan elektabilitas capres 2014, diberi kepastian oleh Megawati untuk maju berlaga di Pilpres mendatang. Tentunya dengan syarat, PDIP bisa meraup suara yang signifikan di pemilu legeslatif tanggal 9 April mendatang agar PDIP memiliki boarding pass untuk bisa mengajukan capres sendiri.

"Saya sudah bisa pastikan, gelaran pemilu sudah selesai dengan sendirinya begitu nama Jokowi resmi dicapreskan PDIP. PDIP akan menang satu putaran dan Jokowi mulus ke Istana," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 15/3).


Hanya saja, Ari mengingatkan, PDIP tidak boleh terlena. Perlu kerja keras agar bisa menang mutlak di pemilu legeslatif mendatang.

"Ibarat sebuah pertandingan, begitu nama Jokowi resmi di launching, lawan-lawan akan langsung lempar handuk atau balik kanan padahal pertandingan pun juga belum dimulai,"papar Ari Junaedi.

Menurut pengajar Program Pascasarjana di UI dan Universitas Diponegoro, Semarang ini, di mata rakyat Indonesia, Jokowi itu sebetulnya adalah tipe pemimpin biasa namun kerja nyatanya yang luar biasa. Rakyat akhirnya memberikan apresiasi positif kepada Jokowi di tengah kerinduan hadirnya sosok pemimpin alternatif.

"Jokowi adalah representasi pemimpin yang membumi, yang kita sudah jarang bahkan langka menemuinya di zaman sekarang," ucap Ari Junaedi, yang juga memperkirakan akan terjadi migrasi politik besar-besaran dari elit-elit partai politik lain ke PDIP.

"Selain alasan idealisme, banyak aktor-aktor yang melakukan migrasi politik karena alasan pragmatis. Yakni ingin ikut ambil bagian dari pemerintahan Jokowi kelak," demikian Ari. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya