act/net
act/net
"Tak ada lagi kata diplomasi kosong untuk menghentikan tragedi kemanusiaan ini. Karena faktanya, 10 besar peringkat bangsa-bangsa yang teraniaya adalah negara muslim," kata Direktur Komunikasi Aksi Cepat Tenggap (ACT), Iqbal Setyarso, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 14/3).
Sebagai bagian dari sikap peduli itu, lanjut Iqbal, ACT, yang merupakan lembaga kemanusiaan independen, mengirimkan tim kemanusiaan ke Republik Afrika Tengah, Suriah dan Myanmar. Tim ini akan menunaikan mandat kampanye dengan tema "Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam".
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
UPDATE
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34