Berita

Secara Umum Warga Muhammadiyah akan Memilih PAN...

RABU, 12 MARET 2014 | 07:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Menjelang pemilu seperti sekarang ini, hubungan Muhammadiyah dan partai politik sering dipertanyakan. Biasanya, yang sering dipertanyakan adalah hubungan Muhammadiyah dengan PAN.

Satu hal yang pasti, hubungan antara Muhammadiyah dan PAN tidak pernah bertentangan, bahkan sangat sering sejalan dan bekerja sama. Walau Muhammadiyah tidak berafiliasi dengan PAN, tetapi dakwah Muhammadiyah dalam bidang politik banyak yang disalurkan melalui PAN.

Demikian disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saled Partaonan Daulay dalam keterangan kepada redaksi.


"Betul bahwa ada partai lain, tetapi kalau mau jujur, PAN-lah yang paling terdepan dalam menyuarakan suara Muhammadiyah. PAN menyadari tidak mungkin menarik Muhammadiyah ke dalam pusaran politik, dan oleh karena itu PAN selalu bersedia memperjuangkan kepentingan politik Muhammadiyah. Walau tidak pernah menyebut-nyebut, tapi orang Muhammadiyah biasanya mengakui itu," ujarnya.

Di sisi lain, sambungnya, PAN tidak pernah menutup diri untuk menerima kader-kader Muhammadiyah yang hendak melintas ke jalur politik.

Apakah dengan demikian berarti warga Muhammadiyah akan menjatuhkan pilihan kepada PAN dalam pileg yang akan datang?

Menurut Saleh, jawaban umumnya adalah iya.

"Sebagai contoh, saat ini saya sedang menjadi caleg PAN dari dapil Sumut 2. Begitu saya mencaleg, banyak warga Muhammadiyah yang semangat dan membantu sosialisasi di masyarakat. Mereka mendukung secara personal, bukan institusional. Karena itu, sangat wajar bila saya mengklaim kalau suara Muhammadiyah di dapil Sumut 2 akan dijatuhkan pada PAN," katanya lagi.

"Saya kadang terharu. Kawan-kawan dari ortom dan Muhammadiyah bahu-membahu membantu saya. Mereka tidak hanya mengorbankan waktu, bahkan ada juga yang berkorban materi. Kalau mereka bantu saya, berarti mereka membantu PAN kan?"
Fenomena seperti ini juga saya yakini akan ditemukan di wilayah lain. Pasalnya, banyak juga kader Muhammadiyah lain yang nyaleg dari PAN.

Karena itu, demikian Saleh, warga Muhammadiyah tidak perlu digiring-giring untuk memilih partai politik tertentu dalam pileg. Mereka adalah warga masyarakat yang cerdas yang mampu memilih mana partai politik yang memperjuangkan aspirasi dan kader-kadernya di dunia politik. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya