Berita

voucher/net

Politik

Direktur Indobarometer Ngaku Otaki Pembagian Voucher Caleg PDIP

SABTU, 08 FEBRUARI 2014 | 14:38 WIB | LAPORAN:

Pembagian voucher caleg Dapil Jabar V dari PDI Perjuangan, Indra Simatupang, di Kabupaten Bogor telah memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Banyak pihak menuding hal itu didalangi oleh Indobarometer, salah satu lembaga survei yang ada di Indonesia.

Direktur Indobarometer M. Qodari, tak membantah tudingan tersebut. Tapi, menurutnya, kurang tepat bila dikatakan Indobarometer yang mengerjakannya. Sebab, pada dasarnya, Indobarometer hanya mengurusi masalah survei.

"Jadi tidak tepat kalau disebutkan bahwa itu dilakukan oleh Indobarometer karena itu khusus untuk survei saja, tapi lebih tepatnya dilakukan oleh Indometrik, dimana saya juga ada di dalamnya. Saya dan teman-teman juga yang mengerjakan itu," urai Qodari saat dihubungi melalui sambungan telepon, sesaat tadi (Sabtu, 8/2).


Lebih lanjut Qodari meluruskan bahwa apa yang dikerjakannya itu bukan termasuk dalam politik uang. Sejak awal, niatan Qodari dan kawan-kawan melakukan hanya untuk menjembatani kebutuhan akan kampanye dialogis antara Caleg dengan masyarakat, yang salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan teknologi SMS.

"Caranya lewat pembagian voucher itu. Nominalnya sih tidak signifikan Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, toh itu sama saja dengan pembagian atribut pemilu seperti kaos dan kalender. Kami merasa dengan cara ini bisa lebih efektif dan efisien, karena pertemuan langsung dengan konstituen juga tidak selalu efektif," katanya yakin.

Karenanya, dia lagi-lagi menekankan bahwa pembagian voucher itu bukanlah politik uang. "Karena niatnya adalah membangun kampanye yang efektif dan dialogis dengan masyarakat. Dengan dikasih pulsa maka masyarakat dapat memberikan sms ke caleg yang bersangkutan mengenai kondisi dan situasi di tempat tersebut termasuk aspirasinya terhadap si caleg," elak dia.

Qodari dalam kesempatan ini juga mengklaim sama sekali tak pernah menyarankan pembagian voucher tersebut ke sekolah-sekolah, seperti yang terjadi belakangan.

"Kami tidak pernah menyarankan pembagian di sekolah atau tempat yang sifatnya terlarang. Itu bisa ditanya langsung ke timses yang bersangkutan," demikian Qodari.

Modus baru politik uang yaitu dengan membagi-bagikan voucher isi pulsa semua operator yang bergambar Caleg DPI Perjuangan Dapil Jawa Barat V, Indra P Simatupang bersama Jokowi juga ditemukan di sekolah-sekolah di Kabupaten Bogor.

Temuan ini pertama kali muncul di microblogging twitter. Adalah akun @NurlindaAgutin yang pertama memposting foto adanya bagi-bagi voucher di sebuah sekolah di Bogor. Dalam foto tersebut terlihat jelas beberapa siswa yang mengenakan seragam putih abu-abu berebut untuk mendapatkan voucher isi ulang pulsa itu.

"Nih Min, dikelas pada rebutan voucher pulsa gratis dari caleg awkwkwk," tulis akun tersebut, pada Jumat (6/2).

Dari hasil penelurusan, akun twitter dimaksud adalah akun twitter komunitas, di akun itu juga tertulis identitas sebuah sekolah di Bogor, yaitu SMA Plus PGRI Cibinong. Kuat dugaan voucher isi ulang tersebut dibagi-bagikan di sekolah dimaksud. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya