Berita

foto:net

Dunia

China Bertekad Tingkatkan Hubungan Perbatasan India

SABTU, 08 FEBRUARI 2014 | 14:03 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jelang negosiasi mengenai masalah perbatasan di New Delhi pada Senin (10/2), pemerintah China menegaskan keinginan untuk meningkatkan hubungan dengan India dan mencanangkan daerah perbatasan sebagai jembatan ikatan antar kedua bangsa.

"China siap bekerja sama dengan pemerintah India untuk memajukan proses negosiasi, sehingga mencapai kata adil dan membuat daerah perbatasan menjadi jembatan ikatan antar kedua bangsa guna memfasilitasi pertukaran komunikasi," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Hong Lei dalam konferensi persnya, seperti dilansir Times of India (Sabtu, 8/2).

Hong menegaskan bahwa selama bertahun-tahun kedua negara telah melakukan banyak pekerjaan untuk mencapai penyelesaian masalah ini, khususnya melalui pembentukan mekanisme perwakilan khusus tahun 2003.


"Sudah ada 16 pertemuan (yang membahas masalah ini). Pada tingkat tinggi, kami saling tukar pandangan tentang masalah ini dan kemajuan positif telah dicapai," lanjut Hong.

Para pengamat menduga keinginan China untuk meningkatkan hubungan dengan India ini didorong oleh faktor kekuatiran mengenai ikatan militer yang erat antara Negeri Bollywood itu dengan Jepang, yang notabene adalah rival utama China. Pasalnya, pada saat berkunjung ke India bulan lalu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bersama pemerintah India berhasil mencapai kata sepakat dalam hal militer. [ian]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya