Berita

FOTO:AFP

Dunia

Pemilu Gagal, Bupati Issramet Dituntut Mundur

MINGGU, 02 FEBRUARI 2014 | 17:27 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kekacauan pemilihan umum di Thailand hari ini (Minggu, 2/2) membuat
ribuan orang yang tidak bisa menyuarakan hak suaranya marah.

Dari data yang didapat, sekitar 12 juta orang dari total 49 juta pemilih di Thailand, gagal menggunakan hak pilihnya. Seperti di salah satu kabupaten yang diblokade massa anti pemerintah, Din Daeng. Lebih dari seribu orang warganya berunjuk rasa atas kegagalan Pemilu kali ini. Mereka bahkan menuntut bupatinya, Issaramet Kachanukul untuk mengundurkan diri karena dianggap tidak mampu mengatasi masalah ini.

Seperti diketahui, massa anti pemerintah dari Komite Reformasi Demokratis (PDRC) yang telah mendirikan panggung di tengah jalan untuk menghalau petugas KPU menyalurkan kotak dan kertas suara di TPS-TPS di kabupaten Din Daeng.

Seperti diketahui, massa anti pemerintah dari Komite Reformasi Demokratis (PDRC) yang telah mendirikan panggung di tengah jalan untuk menghalau petugas KPU menyalurkan kotak dan kertas suara di TPS-TPS di kabupaten Din Daeng.

Sekedar informasi, pemilu Thailand yang digelar hari ini terjadi setelah PM Yingluck Shinawatra membubarkan parlemen Thailand pada Desember 2013 lalu. Pembubaran parlemen dipicu oleh penarikan diri 153 anggota parlemen dari Partai Demokrat yang merupakan oposisi. Penarikan diri tersebut terjadi menyusul aksi protes yang dilayangkan oleh Partai Demokrat dan sejumlah demonstran menuntut mundurnya Yingluck dari kursi perdana menteri dan menuntut dibentuknya dewan rakyat.

Oposisi dan demonstran menuding Yingluck telah membawa pengaruh kakaknya yang juga pernah menduduki kursi Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawarta. Tudingan muncul setelah adanya RUU tentang amnesti yang memungkinkan Thaksin Shinawarta pulang ke negaranya dan lolos dari jeratan hukum terkait kasus korupsi yang menimpanya.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya