Berita

FOTO:NET

Dunia

Hotel di Rio Dilarang Patok Tarif Tinggi Selama Piala Dunia

MINGGU, 02 FEBRUARI 2014 | 12:21 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Menjelang Piala Dunia di Rio de Janeiro, Brazil, hotel-hotel telah
dipersiapkan untuk menampung tamu ajang sepakbola bergengsi dunia itu.

Sekitar 49 dari 89 hotel di Rio, menurut situs resmi FIFA, sudah di-booking dari kalangan media.

Seperti dikabarkan Washington Post (Minggu, 2/1), Walikota Rio, Eduardo Paes memprediksi sekitar 1,5 juta wisatawan selama Piala Dunia. Namun, ajang bergengsi itu biasanya dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk menaikan tarif hotel.

Seperti dikabarkan Washington Post (Minggu, 2/1), Walikota Rio, Eduardo Paes memprediksi sekitar 1,5 juta wisatawan selama Piala Dunia. Namun, ajang bergengsi itu biasanya dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk menaikan tarif hotel.

Tahun lalu, sebuah survei yang dilakukan Dewan Pariwisata Brasil menunjukkan bahwa harga sewa hotel di Rio selama Piala Dunia diprediksi akan melonjak menjadi rata-rata 461 dolar AS (atau sekitar Rp 5,6 juta) per malamnya.

Di tengah kekhawatiran terhadap naiknya tarif hotel, pemerintah Rio de Janerio telah mengadakan pertemuan dengan perwakilan industri hotel Rio bulan lalu. Dalam pertemuan itu, dibahas tuduhan harga tinggi.

Hasil dari pertemuan itu disepakati bahwa harga hotel di Rio selama Piala Dunia tidak boleh melebihi tarif selama periode acara-acara Karnaval dan Tahun Baru. Hal itu juga memutuskan bahwa situs web hotel akan memuat harga rata-rata untuk akomodasi di periode permintaan tinggi.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya