Berita

komjen suhardi/net

Langkah Kabareskrim Usut Korupsi Diapresiasi

SENIN, 30 DESEMBER 2013 | 10:00 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Langkah Kabareskrim Komjen Suhardi Alius yang terus mendorong penyelesaian kasus-kasus korupsi di daerah, terutama yang melibatkan kepala daerah patut diapresiasi.

"Kabareskrim diharapkan terus mengawasi dan mendorong polda-polda agar secara cepat menuntaskan kasus korupsi yang ada di daerahnya," jelas Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane, (Senin, 30/12).

Catatan Akhir Tahun 2013 IPW menyimpulkan, di tahun 2014 Polri perlu lebih agresif lagi dalam menangani kasus korupsi di daerah, terutama yang tidak tersentuh KPK. Sehingga Polri bisa menjadi pasangan duet KPK dalam membersihkan korupsi di negeri ini.


"Dalam hal ini Kabareskrim harus menjadi motor utamanya. Dalam kasus korupsi Kapal Lingkar senilai Rp 7 miliar yang diduga melibatkan Bupati Wakatobi La Ode Hajifu misalnya, setelah Kabareskrim 'turun tangan' Polda Sultra langsung bekerja serius mengambilalih kasus ini dari Polres Wakatobi. Kadis Perikanan dan Kelautan Wakatobi pun ditahan. Padahal, sebelumnya sudah hampir dua tahun kasus ini mandeg," jelas Neta (Senin, 30/12).

IPW berharap kasus korupsi di Wakatobi ini segera dilimpahkan ke kejaksaan. Begitu juga, dugaan korupsi Dana Jasa Tim Pembina Manajemen RSUD M Yunus tahun 2010-2012 senilai Rp 5.089.572.361 yang melibatkan Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah.

Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bengkulu sudah mendatangi Mabes Polri pada 5 Desember 2013, untuk meminta Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus ini. Sebab sejak Desember 2012 kasus tersebut ditangani Polda Bengkulu hanya jalan ditempat.

Hal yang sama terlihat dalam kasus korupsi penjualan hutan lindung seluas sembilan hektar untuk pembangunan akses menuju PLTA Asahan III TA 2012. Korupsi senilai Rp 17 miliar yang diduga melibatkan Bupati Toba Samosir Kasmin Simanjuntak itu tak kunjung dilimpahkan ke kejaksaan. Padahal, sejak lama bupati sudah ditetapkan sebagai tersangka. Bupati Toba Samosir juga tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan Alat kesehatan (Alkes) dan KB senilai Rp9 miliar.

"Melihat lambannya penanganan kasus korupsi di berbagai daerah ini, Kabareskrim perlu terus menerus mengontrol dan mengevaluasi kinerja Tipikor polda-polda. Jika ada yang bermain-main dan tidak komit dalam pemberatasan korupsi tentu harus dicopot dari jabatannya. Sebab kasus korupsi merupakan tindak pidana ekstra ordinari dan tidak ada kompromi bagi pejabat kepolisian yang tidak mendukung pemberantasannya," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya