Berita

FOTO:NET

Politik

Indonesia Hadapi Masalah Oknum Bukan Struktur Ketatanegaraan

MINGGU, 29 DESEMBER 2013 | 11:30 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengatakan, usulan reposisi atau mengembalikan lagi posisi MPR menjadi lembaga tertinggi negara boleh saja dilakukan.

Menurut Mahfud, yang juga seorang pakar hukum tata negara, yang terpenting bagaimana prosedur kenegaraan dan konstitusi itu dipenuhi.

"Kalau subtansi itu, minta apa saja boleh. Minta MPR bubar? boleh.. Minta MPR dinaikkan? boleh..," katanya, di sela-sela Haul ke-4 Gus Dur di Jalan Warung Silih nomor 10, Ciganjur, Jakarta Selatan, Semalam (28/12).


Namun, Mahfud menekankan, masalah yang dihadapi di Indonesia bukan masalah struktur ketatanegaraan apalagi konstitusinya tapi oknum.

"Itu masalah implementasi. Dulu ketika MPR lembaga tertinggi juga negara ini rusak, tidak beres, sesudah diubah juga tidak beres," tambah capres 2014 ini.

Ketika disingggung mengenai apakah hal ini dilakukan lantaran KPU ada
potensi gagal melaksanakan pemilu sehingga tidak ada lembaga yang bisa
memperpanjang jabatan presiden, Mahfud menampiknya.

"Ah nakut-nakuti saja tuh. Sejak dulu, setiap akan pemilu ada orang bilang ini potensi gagal nih, kacau. Enggak juga, ngga usah takut lah," pungkasnya.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya