Berita

presiden sby/net

PTUN Batalkan Keppres, Presiden SBY Juga Ajukan Banding

SELASA, 24 DESEMBER 2013 | 11:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) membatalkan Keputusan Presiden (Keppres) 87/2013 tentang pengangkatan Patrialis Akbar dan Maria Farida Indrati sebagai hakim Mahkamah Konstitusi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengetahui informasi tersebut setelah dilaporkan oleh jajarannya. Presiden SBY juga sudah mendengar masukan dan penjelasan dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Pemerintah tentu menerima putusan tersebut. Tapi tentu pemerintah sedang mempertimbangkan untuk pengajuan banding," jelas Jurubicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 24/12).


Dalam gugatan yang dilayangkan sejumlah LSM, di antaranya Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Presiden SBY selaku tergugat. Sementara Patrialis, yang bersama Maria sebagai turut tergugat, juga akan mengajukan banding. “Dalam waktu dekat saya akan mengajukan banding,”  kata Patrialis kemarin .

Proses banding penting diambil demi menyelamatkan MK. Sebab, menurut mantan Menteri Hukum dan HAM ini, jumlah hakim konstitusi sekarang ini hanya tinggal delapan. Jika dia mundur dan harus mengikuti rekrutmen melalui panel Komisi Yudisial (KY), proses yang harus ditempuh tidak singkat.

“Jumlah hakim sekarang hanya delapan, pada Maret 2014 Pak Harjono juga akan pensiun. Kalau ikut rekrutmen tidak bisa cepat karena harus melalui panel KY,” sebut mantan politikus PAN ini.  [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya