Berita

Marianus Sae

Kaget, Karena Dahlan Iskan Kenal Bupati yang Blokir Bandara Orang Baik

SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 21:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku kaget dengan sikap Bupati Ngada, Marianus Sae yang telah meminta orangnya untuk menduduki Bandara Turalelo karena ketinggalan pesawat, Sabtu (21/12) lalu.

Sebab di mata Dahlan, Marianus adalah pribadi yang baik.

"Saya heran kenapa bupati punya sikap seperti itu. Kenapa arogannya seperti itu. Saya kenal dekat dengan beliau. Dia itu bupati yang waktu terpilih mau dianggarkan mobil dinas tapi tidak mau dan lebih milih pakai mobil pribadi," papar Dahlan di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/12).


Bahkan, Marianus berniat untuk mengurangi angka kemiskinan di Ngada dengan meminjamkan sapi untuk diternakkan oleh warga di sana. "Beliau ingin membantu BUMN mengentaskan kemiskinan di sana, dengan membangun waduk. Beliau juga bersedia meminjamkan dua ekor sapi pada warga," beber pria asal Magetan ini.

Karenanya Dahlan kaget ketika mendengar kabar tersebut. Saking tak percayanya, bekas Dirut PLN ini langsung menghubungi Marianus lewat ponsel pribadinya untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Sayangnya, bupati tak angkat ponsel.

"Karena saya kenal, saya sudah hubungi beliau. Sudah saya telephone sekitar lima kali dan sudah saya SMS juga untuk menanyakan kejadian yang sebenarnya seperti apa, tapi tidak dibalas," pungkas Dahlan, seperti dilansir JPNN. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya