Berita

suryadharma ali/net

PEMILU 2014

SDA: Sangat Ironis Jika Tak Ada Pemimpin Umat yang Tampil

MINGGU, 22 DESEMBER 2013 | 14:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) meminta umat Islam bersikap dingin menghadapi hiruk-pikuk politik pada Pemilu 2014. Tidak perlu terpancing terhadap situasi politik yang bakal semakin memanas.

Imbauan itu disampaikan SDA di hadapan ribuan anggota Majelis Maulid Riyadul Jannah di monumen Arek Lancor, Pamekasan, Jawa Timur Sabtu malam (21/12).

SDA juga menegaskan, pentingnya umat Islam mengambil momentum pada Pemilu mendatang. "Penduduk muslim di Indonesia lebih dari 80%. Sangat ironis jika tidak ada pemimpin umat Islam yang tampil di pentas nasional," tegas SDA, seperti dikutip dari rilis yang diterima redaksi sesaat lalu (Minggu, 22/12).


Pada awal sambutannya, SDA mengimbau jamaah selalu berzikir kepada Allah SWT. Karena dengan berzikir hati menjadi tenang. Dengan berzikir pula pikiran menjadi tenang.

"Dan dengan berzikir pulalah kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT," imbau SDA, yang langsung meminta maaf kepada jamaah karena tidak bisa mengikuti acara hingga selesai berhubung harus kembali ke Surabaya.

Jamaah menunggu kedatangan SDA hingga pukul 22.00 WIB malam. Sebelum menghadiri pengajian, Menteri Agama itu terlebih dahulu singgah di pendapa Bupati Pamekasan.

Ketua Departemen Hubungan Media DPP PPP Ach Baidowi meminta maaf kepada seluruh Jamaah Riyadul Jannah karena sudah menunggu lama di lokasi pengajian. Menurut dia, perjalanan dari Surabaya ke Madura tidak sesuai rencana awal karena terjebak macet di sejumlah lokasi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya