Berita

NATAL&TAHUN BARU

Jelang Natal, Pemerintah Diharapkan Tambah Armada

JUMAT, 20 DESEMBER 2013 | 16:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kementerian Perhubungan diharapkan menambah jumlah frekuensi armada, baik pesawat, kapal laut, maupun kapal penyebrangan menuju daerah yang mayoritas warganya akan melaksanakan perayaan Natal. Misalnya, Nusa Tenggara Timur.

Imbauan itu disampaikan anggota Komisi V DPR, yang salah satunya membidangani masalah perhubungan, Saleh Husin dalam pesan singkat kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 20/12).

"Hal ini harus dilakukan agar saudara-saudara kita yang akan bepergian guna merayakan Natal bersama keluarga di kampung halamannya tidak akan kesulitan mendapatkan tiket pesawat, kapal laut maupun penyebrangan, termasuk mencegah berkeliarannya para calo tiket," jelas Saleh.


Ketua DPP Partai Hanura ini juga mengingatkan bahwa saat ini memasuki musim cuaca yang kurang bersahabat. Karena itu aparat dan petugas harus bersiaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menimpa warga saat menyebrang.

"Aparat di lapangan harus dapat bertindak tegas dan mengawasi secara ketat. Terutama terhadap kapal laut maupun kapal penyeberangan terkait dengan kapasitas penumpang maupun barang yang akan dimuat, yang kadang suka melebihi kapasitas yang ada sehingga dapat beresiko buat kapal itu sendiri di tengah laut nanti," demikian anggota Dewan dari NTT ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya