Berita

Boy Rafli Amar

Wawancara

WAWANCARA

Boy Rafli Amar: Kami Antisipasi Tindakan Teroris Saat Perayaan Natal & Tahun Baru

JUMAT, 20 DESEMBER 2013 | 09:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

“Kami mengoptimalkan pendeteksian dini gangguan keamanan natal dan malam tahun baru,” kata Karo Penmas Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Untuk itu, lanjut Boy,  masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi sesuatu yang mengancam  keamanan.

Berikut kutipan selengkapnya:


Apa semua langkah pengamanan sudah dipersiapkan dengan optimal?
Ya. Seperti biasa kepolisian dalam menyambut hari raya natal dan tahun baru akan menggelar operasi lilin.

Apa itu saja?
Tidak dong. Pada saat menjelang hari raya natal, kami juga melakukan peningkatan upaya deteksi dini terhadap berbagai ancaman dan gangguan keamanan, termasuk antisipasi tindakan teroris saat natal dan tahun baru.
 
Mulai kapan diselenggarakan pengamanannya?
Pendeteksian dini, pengamanan tempat ibadah natal sampai operasi lilin mulai  22 Desember 2013. Tapi persiapannya sudah dilakukan sejak sekarang.

Pengamanan dan operasi lilin ini berlangsung sampai  2 Januari 2014.

Apakah jalur-jalur darat yang rawan kecelakaan  akan dilakukan pengamanan?
Bagi yang bepergian ke Sumatera, seputar Jawa atau lainnya tidak perlu khawatir, karena diseluruh Indonesia kegiatan pengamanan berlangsung bukan hanya saat menjelang natal dan tahun baru saja.

Jalur Sumatera sering terjadi perampokan bahkan pembunuhan, apa antisipasinya?
Benar. Semua jalur perlintasan dan jalur utama akan menjadi perhatian yang fokus untuk ditingkatkan keamanannya. Kepolisian juga membuka hot line telpon 110.

Nomor ini bisa dihubungi dimanapun saat masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian.

Operasi lilin, pengamanan tempat ibadah, jalur-jalur transportasi dan kegiatan kepolisian lainnya berjalan secara simultan.

Pengelolaan keamanan rutin tetap dilakukan selama 1x 24 jam di seluruh pelosok tanah air dan operasi yang sifatnya khusus terkait perayaan hari besar keagamaan seperti natal dan malam tahun baru.

Berapa personel yang disiagakan di setiap Gereja?
Pengawalan tentu secukupnya dan cukup relatif besaran personelnya untuk menangani gangguan keamanan yang datang.

Maksudnya?
Ada yang ditempatkan secara khusus personel kepolisian, tentu akan disesuaikan dengan kerawanan keamanan di masing-masing daerah. Itu semua satuan wilayah (Satwil) masing-masing yang menentukan besar kecilnya jumlah personel, karena Satwil itu lah yang memiliki kewenangan untuk menilai potensi kerawanan keamanan termasuk menentukan berapa jumlah personel yang ditempatkan.

Untuk Jakarta berapa banyak?
Polisi yang dilibatkan bisa mencapai 18.000 personel, yakni 2/3 kekuatan personel yang kami miliki. Semua personel tentu tersebar di tempat ibadah, tempat hiburan dan objek-objek wisata seperti Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol.

Selain Gereja, ketika perayaan malam natal dan ibadah, tempat-tempat yang mengundang keramaian perlu pengamanan. Karena kita tahu objek-objek wisata di Jakarta akan padat karena natal dan tahun baru banyak masyarakat berlibur. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya