Berita

endang tirtana/net

Anggota DPR Mendatang Diminta Perhatikan Daerah Terpencil

KAMIS, 19 DESEMBER 2013 | 13:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekitar 370 tokoh-tokoh muda dan eks mahasiswa yang tersebar di Pasaman, Sumatera Barat, menyampaikan berbagai keluhan, gagasan dan harapan tentang kemajuan daerah tersebut kepada calon anggota DPR RI Endang Tirtana.

Misalnya, dr. Dona, menyampaikan bagaimana susahnya masyarakat pedalaman di daerah Mapat Tunggul Selatan mengakses fasilitas kesehatan, pendidikan. Daerah-daerah terpencil memang masih banyak ditemui di Pasaman dengan akses yang sangat minim dari program-program pemerintah pusat. Padahal, sebagai warga negara, mereka berhak mendapat sentuhan dari program-program pusat.

"Sedangkan kehadiran perwakilan DPR RI yang selama ini ada, tidak mampu menjamah daerah-daerah terpencil Pasaman. Kondisi ini sangat memprihatinkan," jelas dr. Dona dalam forum yang dinamakan "Sahabat Endang Tirtana" itu kemarin di Pasaman.


Dengan kondisi seperti ini, mereka menaruh harapan besar kepada Endang Tirtana jika terpilih mampu memperjuangkan kepentingan Pasaman dan daerah-daerah terpencil lainnya di Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Endang Tirtana menyampaikan komitmennya untuk menjadi penyambung suara masyarakat yang hidup terpinggirkan dari pemerataan pembangunan.

"Saya akan secara serius bekerja untuk membantu, memfasilitasi pemerintah daerah dengan pusat dalam hal, peningkatan akses program-program infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat kecil, pendidikan dan kesehatan," jelas politikus Hanura yang memiliki tagline 'Si Anak Kampuang" ini.

Dalam kesempatan itu, Endang Tirtana, mengimbau kepada para tokoh muda Pasaman dan masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk memilih kandidat yang benar yang memiliki integritas dan komitmen untuk membangun Sumatera Barat. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya