Berita

dahnil anzar simanjuntak/net

Pendukung Ratu Atut Sudah Mulai Main Kasar

KAMIS, 19 DESEMBER 2013 | 08:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pendukung Ratu Atut ditengarai sudah melakukan tindakan anarkistis terhadap para pihak yang selama ini bersuara keras terhadap Gubernur Banten tersebut.

Kemarin pagi pukul 08.30 WIB, (Rabu, 18/12), misalnya. Wawancara Tim Live Event Metro TV terhadap dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dahnil Anzar Simanjuntak, di depan kediaman Ratu Atut, terpaksa dihentikan setelah diusir orang tak dikenal yang datang dengan memakai helm.  

Wakil Sekjend PP Pemuda Muhammadiyah, Virgo Sulianto, mengecam hal tersebut. Penghentian paksa wawancara tersebut adalah tindakan premanisme yang semakin memperjelas bahwa rezim Atut tidak menjunjung tinggi supremasi hukum dan nilai demokrasi.


"Insiden itu aksi premanisme. Terlihat seakan membela Atut. Ini semakin memperlihatkan rezim Atut yang kejam, dan jauh dari supremasi hukum dan nilai demokrasi" tegas Virgo pagi ini (Kamis, 19/12).

Menurut Virgo, tindakan tersebut juga dianggap sebagai aksi rezim lama yang menghalangi keterbukaan informasi.

"Seharusnya Atut dan para pembelanya mengikuti proses hukum yang sedang dilakukan KPK dengan baik, tidak malah melakukan dan menghalalkan cara-cara premanisme," pungkas Virgo. [zul] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya