Berita

Pengungsi Sinabung Minta Dipindahkan

KAMIS, 19 DESEMBER 2013 | 08:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Warga yang tinggal di sekitar Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara, masih banyak yang harus bertahan di lokasi pengungsian. Mereka meminta untuk dipindahkan dari kampung halamannya yang berlokasi di kaki gunung Sinabung yang terletak di Tanah Karo, Sumatera Utara itu.

Harapan itu disampaikan kepada anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Hayono Isman yang kemarin mengunjungi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabanjahe.

"Aspirasi untuk dipindahkan tersebut cukup wajar karena sudah merasa tidak aman dengan meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung. Saya mengharapkan Bupati Karo, Kena Ukur Surbakti untuk segera melaporkan masalah itu ke pemerintah pusat agar aspirasi tersebut bisa disahuti dengan cepat," ujar Hayono dalam keterangan persnya.


"Namanya juga di pengungsian, pasti kehidupannya tidak lebih baik," sambung anggota Komisi I DPR RI itu.

Karena itu, sebagai saudara sebangsa, Hayono merasa berkewajiban memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengungsi Gunung Sinabung tersebut. Perhatian dan dukungan tersebut perlu diberikan karena warga diyakini mengalami kesulitan disebabkan meninggalkan rumah dan terpaksa menetap di pengungsian.

Meski menurutnya, pelayanan bagi pengungsi, cukup baik setelah melihat langsung kondisi di lapangan. Meski dalam keadaan sulit, para pengungsi tetapi masih bisa tersenyum. "Berarti ada pelayanan yang baik dari kita semua," ujar peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat itu.

Dalam kesempatan itu, Hayono Isman juga memberikan bantuan bahan bakar minyak (BBM) bagi prajurit TNI yang memberikan penanganan tanggap darurat bagi pengungsi Gunung Sinabung. "Mereka tidak meminta tetapi ketahui ada kesulitan. Jadi, secara spontan saya membantu," kata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga pada masa pemerintahan Presiden Soeharto itu. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya