Berita

ratu atut/net

Golkar Tunggu Keterangan Resmi dari KPK Soal Status Ratu Atut

SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 09:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Golkar masih menunggu keterangan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus yang membelit Gubernur Banten Ratu Atut.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini. "Kita tunggu dulu keterangan resmi dari KPK Mas," singkat Ace, yang juga caleg dari daerah pemilihan Banten ini.

Ratu Atut merupakan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemberdayaan Wanita.


Sejak Senin malam, beredar kabar bahwa KPK telah menetapkan Ratu Atut sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan di Provinsi Banten.

Meski begitu, Wakil Ketua KPK enggan menjelaskan saat dikonfirmasi. "Pak AS (Abraham Samad) yang akan mengumumkannya. Kontak dia saja," ujar Bambang.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK lainnya, Busyro Muqoddas, menjelaskan pihaknya akan menjawab spekulasi itu dalam jumpa pers siang nanti. "Akan disampaikan siang nanti. Siang ini pimpinan (KPK) akan menggelar konferensi pers," ujar Busyro melalui pesan singkat sesaat lalu. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya