Berita

jusuf kalla/net

JK: Perlu Terobosan dalam Pengelolaan Zakat

SABTU, 14 DESEMBER 2013 | 16:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla mengatakan, zakat adalah salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan membantu mengentaskan kemiskinan.

Hal itu disampaikan JK, sapaan karibnya, saat berceramah di depan ribuan umat Islam dan jajaran pemerintah Kabupaten Karanganyar, di Masjid Agung Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (14/12). Dalam acara tersebut, hadir Bupati Karanganyar Rina Iriani; Bupati terpilih H Juliatmono, Ketua Bazis, tokoh Islam dan lain sebagainya.

"Di Indonesia pengelolaan zakat terus meningkat. Namun demikian, perlu terus ditingkatkan dan dilakukan terobosan-terobosan baru agar lebih banyak target tercapai," ungkap JK.


Wakil presiden RI (2004-2009) itu menjelaskan, dalam pengelolaan zakat saat ini, mustahiq (penerima zakat) jauh lebih banyak daripada muzakki (orang yang berzakat). "Tidak heran, jika saat pembagian zakat banyak yang berebut, bahkan sampai terjadi keributan. Karena itu, muzakki harus diperbanyak," paparnya.                   

JK yang juga Ketua Umum PMI itu berharap, masjid tidak hanya menyalurkan zakat, tapi bagaimana masjid juga dapat memakmurkan masyarakat sekitar dengan cara melahirkan para usahawan baru. "Dengan cara itu, akan banyak lahir muzaki-muzakki baru sehingga dapat lebih banyak lagi umat yang dibantu dan disejahterakan," pungkasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya