Berita

hayono isman/net

Diakui, Dana Konvensi Partai Demokrat Memang Terbatas

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 15:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Untuk mensukseskan Konvensi Partai Demokrat, Komite membutuhkan dana sebesar Rp 40 milliar.

"Saya bersyukur partai bisa menghimpun dana. Kalau belum cukup, saya sebagai peserta konvensi siap membantu," jelas peserta konvensi Hayono Isman dalam keterangannya (Jumat, 13/12).

Menurut anggota Komisi I DPR ini, dana sosialisasi yang disediakan Komite Konvensi, memang terbatas. Karena itu, dana tersebut harus digunakan secara tepat, termasuk dalam masalah waktu.


"Januari adalah waktu yang tepat. Kami tidak seperti partai lain yang memiliki banyak dana sehingga bisa melakukan kampanye sejak dua tahun lalu," jelasnya.

Meski begitu, anggota Komisi I DPR ini menegaskan, selama ini dirinya menggunakan dana pribadi untuk melakukan sosialisasi sebagai peserta konvensi. "Alhamdulillah selama ini saya menggunakan dana pribadi," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hayono menambahkan, antarpeserta saling mendukung serta tidak ada yang saling menjelekkan dan menjatuhkan. "(Tapi) tidak ada komitmen kalau ada yang menjadi presiden, 10 peserta konvensi lainnya akan menjadi menteri," demikian anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya