Berita

heli MI-17/net

Pertahanan

Kasad TNI: Pembelian 12 Heli MI-17 Satu Paket dengan Pemeliharaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2013 | 14:34 WIB | LAPORAN:

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman mengatakan pembelian heli MI-17 asal Rusia tahun 2011 lalu satu paket dengan alat pemeliharaan sistemnya.

Diakui Budiman, saat pembelian tahun 2011 lalu dirinya masih menjabat Wakasad sehingga mengetahui proses pembelian 12 unit heli MI-17 tersebut.

"Untuk pemeliharaan pesawat ini, semenjak kasad sebelumnya, terutama yang berakibat nyawa menjadi prioritas pertama. Yakni memelihara sesuai aturan dan pemakaiannya. Selain digunakan untuk heli serbu, heli ini juga banyak digunakan orang penting dalam kunjungan berbagai hal," ujarnya kepada wartawan di Bandung, Selasa (12/11).


Meski terjadi insiden saat pendaratan di perbatasan Malaysia-Indonesia, tepatnya di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) Sabtu lalu, dengan tegas Kasad menyatakan tidak akan menarik heli jenis ini untuk operasi selain perang serta latihan bagi TNI AD.

"Tetap akan kita gunakan, baik untuk latihan ataupun operasi militer selain perang. Saat ini ada 11 unit yang ada akan dimaksimalkan pemeliharaannya ke depan," ujarnya.

Ke depan kata dia, pihak TNI AD akan memfungsikan heli tersebut untuk tidak digunakan di areal yang tidak memungkinkan.

"11 unit tetap kita gunakan, kita akan memelihara dengan benar dan baik, hanya mungkin kita tidak menggunakan di areal yang tidak memungkinkan sesuai spesifikasi, seperti heli Bell dan MI 17 sangat mumpuni daerah lokasi yang punya kontur dan letak geografis tersendiri yang jadi andalan heli ini," paparnya.

Saat ditanya mengenai garansi pembelian dan pemeliharaan, Kasad menegaskan itu sudah satu paket dari pabrikan produsen MI17. "Saat pembelian, biaya pemeliharaan sudah satu paket," pungkasnya. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya