Berita

yasser arafat/net

Dunia

Israel Satu-satunya Tersangka Pembunuh Yasser Arafat

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 | 09:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Penemuan terbaru dari para peneliti internasional menegaskan dugaan pemimpin besar Palestina, Yasser Arafat, tewas akibat diracun dengan zat radioaktif polonium-210. Temuan itu direspon keras oleh Komite Penyelidikan di Palestina.

Dilaporkan BBC (Sabtu, 9/11), Ketua Komite, Tawfiq Tirawi, dalam konferensi persnya di Ramallah, Tepi Barat, mengarahkan tuduhannya ke Israel sebagai tersangka utama pembunuhan Arafat.

"Hal ini tidak penting jika saya katakan bahwa ia (Arafat) tewas akibat polonium. Tapi dengan semua bukti yang ada, saya mengatakan bahwa ia dibunuh dan Israel-lah membunuhnya," katanya.


Namun, Tirawi tidak memberikan bukti keterlibatan Israel dalam konferensi persnya itu. Ia hanya mengatakan bahwa sebelum kematiannya, pemimpin Israel telah menyatakan bahwa Yasser Arafat harus "pergi" dan "menghilang".

"Kami mengatakan bahwa Israel adalah tersangka utama dan satu-satunya dalam kasus pembunuhan Yasser Arafat. Kami akan terus melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui dan mengkonfirmasi semua rincian dan semua elemen dari kasus tersebut," tambahnya.

Arafat meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Perancis pada 11 November 2004 silam dalam usia 75 tahun, setelah mengalami sakit keras yang tak terdeteksi penyebabnya. Namun, tim medis tidak dapat menentukan penyebab kematiannya karena sang istri menolak mayat suaminya diotopsi.

Baru pada November 2012, sampel jasad Arafat diambil oleh para peneliti untuk menyelidiki apakah dia telah diracun atau tidak. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya