Berita

FOTO: PUSPEN TNI

Pertahanan

Panglima TNI Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 16:27 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Panglima TNI, Jenderal Moeldoko diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, yang ditandai dengan penyerahan Baret Ungu dan penyematan Brevet Kehormatan Tri Media dan Anti Teror TNI Angkatan Laut oleh Komandan Korps Marinir TNI AL Mayjen A. Faridz Washington dalam suatu upacara militer yang melibatkan 5100 prajurit Korps Marinir  TNI Angkatan Laut di lapangan tembak F.X. Soepramono Karang Pilang, Surabaya, Jumat  (1/11).

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko merupakan orang ke-31 yang memperoleh penganugerahan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, melalui surat Keputusan Dankormar No Kep/216/XI/2013 tanggal 1 November 2013.

Pengangkatan dan pengukuhan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir sebagai wujud penghargaan Korps Marinir kepada Pemimpin TNI atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Di samping itu juga sebagai bentuk apresiasi yang tinggi atas keteladanan jiwa, sikap dan semangat integritas yang diberikan kepada Korps Marinir TNI Angkatan Laut.


Menurut Panglima TNI, dalam amanatnya menyatakan bahwa pengangkatan sebagai warga kehormatan ini memiliki dua arah esensi moral yang begitu dalam. Pertama, dengan diangkatnya Panglima TNI menjadi warga kehormatan Korps Marinir diharapkan dapat membawa TNI ke prestasi yang lebih baik dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Kedua, untuk Korps Marinir pengangkatan ini mengandung pesan moral agar selalu menjaga kehormatan yang dimiliki dari perilaku ego sektoral, jiwa korsa sempit dan sikap-sikap negatif lainnya yang dapat merusak kehormatan TNI, kehormatan pimpinan TNI dan kehormatan Korps Marinir itu sendiri.

Kedua esensi moral tersebut merupakan hal yang sangat fundamental yang harus melekat pada setiap prajurit dalam upaya menjadikan TNI yang profesional, militan dan solid, serta merupakan modal dalam membangun kekuatan kerakyatan sebagaimana moto bersama rakyat TNI kuat.

Panglima TNI juga berkesempatan melakukan penembakan dengan menggunakan senjata How 105 mm milik Korps Marinir TNI Angkatan Laut, yang disambut dengan tepuk tangan oleh seluruh undangan.

Selanjutnya melihat demonstrasi ketangkasan prajurit, seperti bela diri ala Marinir, pasukan Infanteri Marinir menembak dengan menggunakan senjata Rocket Propelled Grenade 7 (RPG 7) dari atas 4 unit  rantis Jeep KIA, pasukan Kavaleri Marinir menembak dengan Canon dan Coaxial yang berada di 4 unit Tank Amfibi PT 76 M dan dari atas 4 unit Tank Amfibi BMP 3 F, serta demo terjun payung free fall oleh para peterjun dari Batalyon Intai Amfibi-1 dan 2 Korps Marinir, serta Denjaka. Selain itu, upacara juga dimeriahkan dengan defile pasukan dan kendaraan tempur yang dimiliki oleh Korps Marinir TNI Angkatan Laut.[wid]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya