Berita

foto: net

Pertahanan

DPR Akan Panggil Menhan dan Panglima TNI Terkait Pembelian FinFisher

SELASA, 29 OKTOBER 2013 | 14:23 WIB | LAPORAN:

Tanpa banyak diketahui publik, Kementerian Pertahanan telah membeli perangkat lunak untuk keperluan intelijen, FinFisher atau yang juga dikenal sebagai FinSpy, seharga US$ 5,6 juta dari Gamma International asal Inggris.

Pembelian tersebut mendapat kritikan karena rawan disalahgunakan. Pasalnya, tidak ada prosedur standar instansi mana saja yang berhak memakainya. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP, Husnan Bey Fananie, berjanji untuk mendorong pembahasan pembelian alat mata-mata itu di masa sidang berikutnya, dengan cara memanggil Kemenhan dan Panglima TNI.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (29/10), dia sebutkan salah satu hal penting yang akan ditanyakan adalah sejauh mana teknologi antisadap yang baru dibeli itu akan digunakan. Apalagi, jika pembelian itu dikaitkan dengan pelaksanaan Pemilu 2014.


"Ini untuk memberikan kepastian dan informasi akan kekhawatiran dari sejumlah pihak, alat antisadap itu disalahgunakan," ujarnya.

Komisi I telah menyatakan dukungan pada modernisasi alutsita TNI, termasuk dengan teknologi canggih yang diperlukan bagi institusi badan intelejen negara demi memperkuat ketahanan negara. Realitanya memang banyak alutsista TNI perlu dimodernisasi, termasuk perangkat canggih yang mesti terus diperbaharui intelejen.

Menurut dia, bila ditemukan penyalahgunaan alat tersebut, ia yakin akan mudah terdeteksi masyarakat dengan sistem negara yang penuh keterbukaan dan demokratis. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya