Berita

Olahraga

Meski Kebanjiran, Perayaan Idul Adha di Kampung Melayu Tetap Berjalan

SELASA, 15 OKTOBER 2013 | 13:35 WIB | LAPORAN:

Sebagian warga Kelurahan Kampung Melayu merayakan Idul Adha dalam keadaan banjir pada Selasa (15/10) pukul 9 pagi WIB.

Menurut Kasie Informatika Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta, Bambang Surya, genangan air di Kelurahan Kampung Melayu mencapai ketinggian 30-100 centimeter. Banjir yang melanda kawasan itu berada dalam radius 15 meter dari bantaran kali hingga mengakibatkan 7 RW dan 36 RT tergenang air. Sebanyak 952 keluarga atau 2.620 jiwa terpaksa merayakan Hari Idul Adha di tengah-tengah genangan banjir.

RW yang tergenang itu meliputi RW 01 terdapat 5 RT dengan 201 jiwa atau 76 kepala keluarga, RW 02 (9 RT  dengan 197 KK atau  556 jiwa), RW 03 (14 RT dengan 349 KK atau 1.003 jiwa), RW 04 (satu RT dengan 45 KK atau 118 jiwa), RW 05 (satu RT dengan 34 KK atau 134 jiwa), RW 07 (tiga RT dengan 120 KK atau 312 jiwa), dan RW 08 (empat RT 131 KK atau 296 jiwa).


Hingga kini pihaknya belum mendapat laporan ada pengungsi. Warga bertahan pada tempat yang lebih tinggi menunggu banjir surut.

"Warga tetap merayakan hari raya Idul Adha 1434 H dengan normal. Warga sekitar Kali Ciliiwung telah beradaptasi dengan banjir yang sering terjadi," katanya.

Berdarkan pantauan dari Posko Pemantau Dinas Pekerjaan Umum DKI dilaporkan Pintu Air Katulampa pada Senin (14/10), pukul 21.00 WIB mencapai 100 cm atau siaga tiga. Namun pukul 22.36 WIB, debit sungai telah menurun hingga 90 cm. Hal tersebut diakibatkan hujan lebat di kawasan Puncak sejak sore hingga malam hari. Sedangkan di Depok ketinggian air tertinggi yang dicatat pos pemantau adalah 160 cm atau siaga IV pada pukul 24.00 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa Pemda DKI Jakarta telah melakukan banyak hal untuk antisipasi banjir di antaranya normalisasi sungai, waduk, perbaikan dan penambahan pompa, perbaikan drainase, dan pembuatan sumur resapan dalam. Bahkan BNPB, BPPT dan BPBD DKI Jakarta akan menyiapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengurangi hujan selama Desember 2013 hingga Maret 2014. Dana yang disiapkan untuk TMC tersebut Rp 18 milyar.

"TMC ini adalah upaya jangka pendek. Perlu waktu dan upaya besar-besaran untuk mengatasi banjir Jakarta," demikian Sutopo.[wid]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya