Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) berusaha keras melindungi dan melestarikan situs Trowulan. Kondisi peninggalan sejarah bekas pusat kerajaan Majapahit itu semakin memprihatinkan. Pengrusakan dan kerusakan terus terjadi.‬ Bahkan kini tengah dirancang pendirian pabrik baja PT Manunggal Sentral Baja, persis di kawasan situs Majapahit di Jalan Raya Mojokerto–Jombang, Trowulan.
"Sejak dilaksanakannya Temu Pusaka Indonesia 2012, BPPI secara konsisten terus melakukan upaya pelestarian di kawasan yang merupakan ibukota kerajaan Majapahit ini," kata Ketua Dewan Pimpinan BPPI Luluk Sumiarso, dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Kamis (10/10).‬
BPPI terus mendampingi mitra–mitra pelestari di Trowulan dan menyelenggarakan puncak peringatan Hari Pusaka Dunia (World Heritage Day) 2013 di Trowulan.‬ BPPI berharap kegiatan ini menunjukkan upaya bersama untuk mendorong sinergi para pemangku kepentingan dalam upaya penetapan Trowulan sebagai Kawasan Cagar Budaya sesuai Undang–Undang Cagar Budaya XI/2010.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan BPPI, Catrini P Kubontubuh mengatakan penguatan jejaring diantara para pemangku pelestarian pusaka mendorong pula penolakan pendirian pabrik baja di kawasan ini.‬ Selain aksi–aksi kultural yang dilakukan warga setempat, BPPI dan Jaringan Pelestarian Majapahit menginisiasi pembuatan petisi online di change.org untuk menggalang dukungan masyarakat di seluruh dunia.‬
"Setelah BPPI mempresentasikan kawasan pusaka Trowulan dalam the 15th International Conference of National Trusts di Uganda-Afrika Timur, maka telah terkumpul hampir 10.000 dukungan dalam bentuk tandatangan," jelas Catrini yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Arsari Djojohadikusumo.
‪Sementara itu, Dewan Penyantun BPPI, Prof. Dorodjatun Kuntjoro Yakti yang berkesempatan hadir pada pengumuman 2014 World Monuments Watch di kantor pusat World Monuments Fund (WMF) di New York pada 8 Oktober 2013, mengatakan dukungan dan perhatian dari khalayak internasional terus mengalir. Misalnya dalam bentuk advokasi pelestarian pusaka yang akan diberikan pada Trowulan.‬
"Setelah melalui proses seleksi yang ketat dari 248 nominasi dan lebih dari 130 negara, Trowulan dinyatakan oleh WMF sebagai World Endangered Site atau situs pusaka yang terancam kehancurannya," ungkapnya.‬
[dem]