Berita

rizal ramli-khififah ip/rmol

Politik

Rizal Ramli: Siapa Penyusun Amar Putusan Sengketa Pilgub Jatim?

SELASA, 08 OKTOBER 2013 | 19:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARU) Rizal Ramli minta penjelasan siapa yang menuliskan keputusan Mahkamah Konsitutisi terkait sengketa Pilkada Jawa Timur (jatim) yang dibacakan Senin ( 7/10). Amar putusan tersebut sangat tidak profesional, rancu, dan memihak pasangan Karsa.

"Bagaimana mungkin majelis hakim menafikan seluruh bukti, saksi, dan argumen pihak Berkah. Bahkan kesaksian para saksi ahli sama sekali tidak dipertimbangkan. Tolong jelaskan, siapa yang menyusun amar putusan itu?" tukas Rizal Ramli kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/10).

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu merasa tidak yakin amar putusan tersebut ditulis oleh MK. Terlebih bila dikaitkan dengan waktu penangkapan Ketua MK Akil Mochtar pada Rabu (3/10) malam, hingga Ahad sore tidak rapat pleno hakim MK untuk membahas vonis yang akan dibacakan pada Senin keesokan harinya.


"Saya dapat info A1 dari sumber yang sangat dipercaya, sampai Ahad sore tidak ada sidang pleno. Melihat materi amar putusan yang dibacakan, saya curiga amar putusan itu disiapkan pihak lain yang tinggal dibacakan hakim MK keesokan harinya," tutur capres yang di kalangan Nahdiyin akrab disapa Gus Romli itu.

"Kalau dugaan saya benar, itu artinya semua hakim menerima suap. Sebaiknya semua hakim MK mengundurkan diri. Lalu kita pilih orang-orang yang benar-benar punya integritas tinggi," sambung dia.

Peraturan MK mengharuskan setiap vonis diputuskan oleh sekurangnya tujuh hakim konstitusi. Jika terjadi perbedaan pendapat, maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak. Dengan demikian, mustahil Akil bertindak sendiri dalam memenangkan salah satu pihak yang bersengketa.

"Apalagi serupa sebelumnya juga datang dari Ketua KPK Abraham Samad, bahwa ada hakim lain yang diduga terlibat perkara suap yang menyeret Akil. Saya minta KPK segera turun tangan mengusut dugaan suap yang melanda hakim-hakim MK. Aromanya begitu menyengat," pungkas Rizal Ramli. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya