Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama seperti tak bosan menangguk kontroversi. Kali ini kritik tajam disampaikan berkaitan dengan sikap dan pernyataannya mengenai korban kebakaran di Kampung Kandang, Kelapa Gading, Jakarta. Ahok, begitu ia biasa disapa, meminta agar korban pulang kampung.
Pernyataan Ahok ini dinilai Ketua Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu di Jakarta Utara, Muhammad Huda, sebagai arogansi yang menyayat hati korban. Seakan Ahok tidak memiliki empati terhadap warga yang mayoritas adalah pendukungnya dalam pemilihan kepala daerah yang lalu.
“Seharusnya dicarikan solusi buat saudara-saudara kita yg tertimpa musibah terlepas dari persoalan yang ada. Seandainya itu terjadi pada keluarga dan dirinya (Ahok) bagaimana kalau kita usir dan suruh ia pulang kampung ke Bangka Belitung? Apa dia juga mau?†kata Huda dalam keterangan yang diterima redaksi.
Sebagai pemimpin seharusnya Ahok bijaksana dalam menyikapi musibah yang menimpa warga. Pemukiman liar adalah cermin dari kegagalan dan ketidakmerataan ekonomi di Indonesia.Carut marut agrarian di Jakarta, pada sisi lain, juga tidak dapat dilepaskan dari persoalan nasional.
“Yang kita perlukan adalah pemerintah yang menjalankan komitmen serta mau secara arif dan bijakasana menegakkan pasal 33 UUD 1945. Bukan pemerintah yang berdiri sebagai garda paling depan untuk membela pengusaha dan pemilik modal yang selalu menempatkan rakyat sebagai pihak yang paling salah. Rakyat selalu dirugikan dan menjadi korban pengusiran di tanah airnya sendiri, baik di desa-desa maupun di perkotaan,†demikian Huda.
[dem]