Berita

HIPMI

KTT APEC 2013

HIPMI Minta Pemerintah Keluarkan Kebijakan Pro UKM

RABU, 02 OKTOBER 2013 | 18:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebagai sebuah organisasi yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mempunyai visi menjadikan Usaha Kecil Menengah sebagai pilar utama dan lokomotif pembangunan ekonomi nasional.

Menyambut KTT APEC 2013 di Bali, HIPMI hadir pada APEC YOUTH SUMMIT 2013 di Jogjakarta. Hardini Puspasari, M.Si perwakilan HIPMI dari Kompartemen Hubungan Internasional Australia dan Selandia Baru mengatakan, APEC Youth Summit 2013 merupakan sarana peningkatan konektivitas pemuda di seluruh Asia Pasifik dan sekaligus sarana dialog untuk memberikan kontribusi serta solusi masalah-masalah regional dengan para pembuat kebijakan di Asia Pasific yang pada waktu hampir bersamaan berkumpul dalam Konfensi Tingkat Tinggi APEC 2013 di Bali.

"Saat ini Indonesia masih banyak menghadapi kendala dalam mempromosikan produk expor UKM, yang meliputi masalah internal dan eksternal," kata Hardini kepada wartawan, Rabu (2/10).


Selama 2011 - 2012 terjadi pertumbuhan Usaha Kecil Menengah yang cukup menggembirakan dari 55.206.444 unit menjadi 56.534.592 unit. Dari pertumbuhan Usaha Kecil Menengah tersebut telah mampu mengembangkan kesempatan kerja dari 101.722.548 persons pada tahun 2011 menjadi 107.657.509 pada tahun 2012.

Usaha Kecil Menengah pada tahun 2011 menyumbang kontribusi yang sangat signifikan terhadap bagi performa ekspor nasional hingga Rp 187 Triliun dimana sebagian besar kontribusi ekspor Usaka Kecil Menengah ini adalah dari sektor handicraft sebesar 30%, fashion and accessories sebesar 29% dan furniture sebesar 27%.

Hardini menambahkan pada akhir konferensi APEC Youth Summit 2013 ini akan menghasilkan rekomendasi kepada pembuat kebijakan APEC yang mewakili pandangan pemuda di semua negara anggota APEC dan akan dikirimkan ke APEC Senior Officials Meeting Chair 2013 ( APEC SOM Chair 2013) dan APEC Executive Director untuk kemudian dilaporkan kepada menteri dan para para pemimpin negara anggota APEC di menteri APEC economic leaders meeting 2013 di Bali.

"Melalui forum APEC ini khususnya dalam sektor UKM bisa memperluas jaringan dan pasar,terutama berbagi pengalaman dan pelajaran untuk meningkatkan capacity building dan mencari sumber sumber pendanaan baik melalui G to G,B to B maupun kerjasama pemerintah dan swasta," pungkas Hardini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya