Berita

foto: net

Besok BPSK Sidang Kasus Wanprestasi KIA Mobil Indonesia

RABU, 02 OKTOBER 2013 | 15:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nasib naas dialami Carolina Naibaho, warga Cisanggiri, Graha Asri, Cikarang Timur, Bekasi. Sudah bayar uang muka Rp 40 juta untuk memiliki 1 unit mobil KIA Rio, namun hingga setahun mobil tidak diterima. Anehnya, KIA tidak mau mengembalikan uang muka konsumen.

Carolina pun mengadukan nasibnya ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Dan besok, dari informasi yang dihimpun redaksi, BPSK akan menyidangkan kasus ini.

Dikisahkan Carolina, pada 26 Juli 2012 lalu, dirinya menghadiri pameran mobil yang diselenggarakan oleh KIA Mobil Indonesia Cabang Bekasi di Mall Lippo Cikarang. Dalam pameran itu, Carolina tertarik memiliki 1 unit mobil KIA Rio Warna Platinum Graphite.


"Pemesanan DP 40 juta. 3 juta saat pameran dan 37 juta ke Budi Permana, Sales supervisoer KIA dengan kuitansi resmi PT KIA Mobil Indonesia dan stempel KIA Bekasi," kata, Rabu (2/10).

Budi kemudian menyanggupi transaksi pembelian 1 unit mobil KIA dengan pengiriman pada 17 Agustus 2012. Namun hingga waktu yang dijanjikan tiba, mobil belum juga dikirim.

Pada 12 September, Sales Supoervisor KIA berkirim surat ke konsumen bahwa pihak KIA tidak bisa menyediakan mobil pesanan dan KIA Bekasi berjanji mengembalikan uang muka pada 20 September 2012. Namun sampai tanggal yang dijanjikan uang muka tidak dikembalikan.

"Enam hari setelah itu, 26 September, saya mendatangi kantor KIA Bekasi namun pihak KIA menolak bertanggungjawab dan meminta permasalahan langsung diselesaikan ke Budi Eka Permana," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Legal Manajer KIA Mobil Irwan Eka Sudarman mengatakan belum bisa memenuhi keinginan konsumen yang menuntut uang muka Rp 40 juta atas pembelian mobil KIA.

"Saya belum bisa berikan komentar, nanti kami hadir di sidang. Nanti kami sampaikan perkembangannya," kata Irwan.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya