Berita

KISRUH CEMPAKA MAS

Organisasi Saurip Kadi Ditinggal Pergi  

RABU, 02 OKTOBER 2013 | 08:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Satu persatu warga Graha Cempaka Mas yang tadinya mendukung Forum Komunikasi Warga Graha Cempaka Mas (FKW GCM) menarik dukungan dari organisasi yang didirikan purnawirawan jenderal Saurip Kadi itu.

Beberapa di antara mereka kecewa karena FKW GCM ternyata tidak seperti yang mereka bayangkan sebelumnya. FKW GCM mereka nilai arogan dan menciptakan ketidakharmonisan di kalangan penghuni.

"Bagaimana mungkin permasalahan bisa diselesaikan jika bersikap arogan. Forum ini tidak beritikad baik duduk bersama (PPRS) menyelesaikan aspirasi warga," ujar Anto penghuni dan pemilik unit apartemen E2 GCM, dalam keterangan yang diterima redaksi.


Dia juga mengatakan FKW meminta sumbangan sukarela dari penghuni untuk menangani masalah yang sedang terjadi.

Rara, pemilik unit di apartamen A2 juga kecewa. 

"(Rencana FKW GCM menggusur PPRS) tidak sesuai keinginan saya yang meminta kenaikan IPL dipertimbangkan dahulu. Tidak ada niat saya mengganti pengurus PPRS yang sah," ujarnya sambil menambahkan manuver FKW GCM menyebabkan suasana menjadi tidak nyaman. 

Sementara Iis, penghuni apartemen unit E2, menolak bila pengelolaan GCM yang selama ini ditangani PT Duta Pertiwi diserahkan ke pihak lain. 

"Sejak saya beli unit di sini, pengelolaan sangat profesional," ujar Iis yang juga telah menarik surat kuasa dari FKW GCM karena tidak sesuai aspirasi awal.

Adapun Sekretaris PPRS GCM, Johny Tandryanto, mengatakan pihaknya telah menerima kemnbali puluhan warga yang menarik dukungan dari FKW GCM.

"Mereka datang kepada kami atas kesadaran sendiri. Tidak ada paksaan. Alasan mereka mendukung kami macam-macam. Baiknya tanya saja mereka," kata dia.

Secara terpisah, kuasa hukum PPRS Campuran Graha Cempaka  Mas (CGCM), Erwin Kallo menyatakan, Rapat Umum Tahunan (RUTA) kembali digelar Jumat pekan lalu (27/9) sebagaimana diamanatkan AD/ART. 

Ini dilakukan setelah rapat sebelumnya pada 30 Agustus terpaksa ditunda karena aksi sekelompok orang yang sengaja membuat suasana gaduh dan onar.

Ia membantah tudingan yang menyebut PPRS melanggar kesepakatan.

"Klien kami menghormati rapat di kantor Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI.  Namun rapat tersebut tidak mengikat PPRS Campuran GCM karena tidak diatur dalam AD/ART dan peraturan perundangan yang berlaku, khususnya rumah susun. Apalagi klien kami (PPRS) tidak setuju adanya tim kecil dan telah disampaikan secara lisan. Terbukti notulen rapat tidak ditandatangani oleh klien kami," urainya menjelaskan. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya